#responsimpel

#ResponSimpel: Fokus pada Orang Tua

Judul: #ResponSimpel
Penulis: Kak Rio
Penerbit: One Peach Media
ISBN: 978-602-0767-04-8
Cetakan Kedua: Februari 2019

Sekarang, jujur saja saya sudah jarang baca buku parenting. Bukan apa. Rasanya kebanyakan informasi agak tidak baik bagi saya. Karena seringkali saya jadi lupa melihat anak sendiri saking terlalu banyaknya teori. Tapi pertama kali melihat buku ini, entah kenapa saya langsung merasa ingin membacanya. #ResponSimpel. Kayaknya nohok banget buat saya yang selama ini susah sekali punya respon yang simpel terhadap anak 😭

Alhamdulillah @onepeach.media memberi saya kesempatan untuk baca buku ini. Terima kasih @onepeach.media dan tentu penulisnya, Kak Rio 😍

Setiap kali melihat buku tentu saja yang pertama dilihat adalah covernya. Saya suka sekali dengan covernya 😍 Saya kira hanya simpel dengan warna dasar hitam dan tulisan warna kuning. Tapi ternyata setelah didekati, ada semacam ilustrasi timbul dengan gambar anak-anak. Yang salah satunya sedang bermain ayunan 😍 Dan di atasnya ada gambar awan-awan dan bintang-bintang 😍 Menarik sekali konsep sampulnya 😍

Sinopsis buku

#ResponSimpel, sesuai judulnya, mengajak para orang tua untuk berpikiran simpel. Berpikir sederhana. Merenung apa saja yang selama ini sudah kita lakukan dan berikan terhadap anak.

Buku ini terbagi ke dalam 9 bab. Salah 3 di antaranya, Apa yang Ayah Bunda Inginkan, Rumus Mengubah Perilaku Anak, dan Apa yang Bisa Dimulai dari Rumah. Ke semua bab ini dibagi lagi ke dalam beberapa judul tulisan.

Alih-alih menggurui, buku ini justru mengajak kita untuk merenung panjang sebagai orang tua. Apalagi bab 2, jujur membuat saya menangis dengan adanya bahasan masa lalu 😭 Tak jarang saat sedang bermasalah, justru anak yang jadi pelampiasan 😭 Padahal anak terlahir dengan fitrahnya yang baik.

Memang jadi orang tua itu harus siap lahir batin. Selesai dengan diri sendiri. Selesai dengan masa lalu. Sebab ia akan bertumbuh sebagaimana peran orang tua memberi kasih sayang dan mendidiknya.

#ResponSimpel fokus pada orang tua

Lingkungan di luar sana tidak bisa kita ubah, yang bisa kita kendalikan adalah anak kita sendiri, lingkungan kita sendiri, yaitu rumah. (hlm. 22)

Buku ini memang fokus pada orang tua. Sebab anak memang terlahir di sisi orang tuanya. Maka ayah dan ibunyalah yang punya peran penting pertama kali pada pertumbuhan dan perkembangan anak hingga di masa depan.

Buku ini juga memberi salah satu contoh tentang anak berprestasi yang tidak pernah diapresiasi orang tuanya. Alhasil ia tumbuh menjadi anak yang tidak peduli. Toh, orang tua saja tidak peduli, buat apa lagi ia berprestasi. Kira-kira begitu. Sedih ya.

Iya, saya juga sedih baca buku ini 😭 Sepertinya Allah memberi saya kesempatan buat baca buku ini memang pas banget. Allah Maha Tahu apa yang umat-Nya butuhkan. Beberapa hari sebelum buku ini hadir, emosi saya lagi down banget ke anak. Makanya baca buku ini dengan segala pertanyaan renungannya bikin saya mau nangis dan langsung teringat dosa-dosa sama anak 😭

Bagaimana jika ia dewasa secara fisik namun tak dewasa kelakuannya karena ia mencari-cari perhatian? Karena apa dasarnya? Ia tak cukup mendapatkan perhatian dari orang tua di masa kecilnya. (hlm. 59)

Kelebihan dan kekurangan buku

Buku #ResponSimpel terbagi ke dalam 9 bab. Yang setiap babnya dibagi lagi ke dalam beberapa judul. Buku dengan konsep begini menurut saya sangat memudahkan. Dibanding hanya berisi bab saja. Sebab kita tidak akan kesulitan jika ingin mencari pembahasan yang sudah pernah kita baca.

Dalam buku ini Kak Rio juga mengaitkannya dengan aspek agama. Sehingga menambah kuat referensi untuk menjadi orang tua yang baik.

Rasulullah pernah bersabda, “Tiga doa yang pasti dikabulkan oleh Allah: doa orang yang terzelimi, doa seorang musafir, dan doa orang tua kepada anaknya.” (HR. Ahmad) (hlm. 127)

Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi yang sangat menarik.

Model tulisannya sendiri lebih banyak berbentuk pertanyaan pada orang tua. Mungkin karena Kak Rio sendiri adalah seorang coach ya. Semua pertanyaan tersebut bisa dijawab sendiri oleh orang tua atau dijadikan renungan. Seperti contoh di bawah ini:

Ayah Bunda, manakah yang lebih logis: anak memahami orang tuanya atau orang tua yang memahami anaknya? (hlm. 106)

Sayangnya, masih ada beberapa kesalahan ketik. Terutama di dalam percakapan. Penggunaan kata panggilan seharusnya diawali dengan huruf kapital. Tapi dalam buku ini tertulis huruf kecil.

“Oke. Anak bunda yang satu ini emang bisa diandelin. Bunda percaya kamu. Kamu adalah wakilnya bunda kalau bunda lagi gak ada. Ya udah. Bunda pergi dulu.”

Ada tiga tulisan bunda yang salah ketik. Yang seharusnya ditulis Bunda. Karena kata tersebut menunjukkan panggilan.

Bagus untuk para orang tua

Yang jelas saya related banget dengan buku ini. Dan saya rasa buku ini juga cocok dibaca setiap para orang tua. Tidak hanya ibu, tapi ayah juga bisa membacanya. Apalagi dalam buku ini Kak Rio sering menggunakan panggilan Ayah Bunda.

Di halaman belakang kita akan disuguhkan ilustrasi yang menarik yang memuat ringkasan buku ini dalam bentuk gerakan yang bisa dipraktekkan Ayah Bunda di rumah. Lucu deh ilustrasinya πŸ˜…

So, selamat menjadi orang tua yang baik, Ayah Bunda. Orang tua yang punya respon simpel terhadap anak. Yakinlah bahwa jika kita memberikan segalanya untuk anak. Maka anak pun akan dengan sendirinya, kembali menyayangi kita 😊

“Hormatilah anak-anakmu dan didiklah mereka. Allah memberi rahmat kepada seseorang yang membantu anaknya sehingga sang anak dapat berbakti kepadanya.” (hlm. 135)

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.