Hitam Putih Dunia Angel: Sebuah Perjalanan Sang Anak yang Kuat

Processed with VSCO with  preset

Judul: Hitam Putih Dunia Angel
Penulis: Angeline Julia
Penerbit: Stiletto Book
Cetakan 1: April 2012
ISBN: 978-602-7572-01-0

Sudah lama banget saya penasaran dengan buku ini. Sampai akhirnya baru-baru kemarin saya benar-benar membelinya 😁 Ya karena diobral juga sih sama Stiletto Book 🙈 Dan ya, akhirnya rasa penasaran saya terjawab.

Saya tahu Angeline Julia pertama kali dari saat dia jadi bintang tamu di Kick Andy. Kalau tidak salah dengan kisah skizofrenianya. Tapi entah kenapa di buku ini sama sekali tidak di singgung penyakit tersebut. Entahlah saya yang lupa atau gimana haha.

Yang jelas, kisah di buku ini benar-benar mengurrrras emosi. Yap, saking terkurasnya sampai saya harus menekankan kata tersebut. Pantas saja judulnya Hitam Putih Dunia Angel.

Sinopsis Buku

Jangan pernah mengandalkan siapapun ketika kita rapuh, berusahalah untuk bangkit berdiri dan hadapi dunia ini dengan tekad yang kuat. (hlm. 98)

Angel lahir dari keluarga miskin. Orang tua kandungnya tidak mampu membayar biaya rumah sakit tempat Angel dilahirkan di Medan. Akhirnya, jatuhlah Angel ke sepasang pria dan wanita yang membayarnya. Dan memberikannya fasilitas yang mewah.

Sayang, pernikahan mama dan papa angkatnya hanya berjalan tiga tahun. Sejak itulah Angel menjadi tempat pelampiasan amarah sang mama. Menjalani rumah tangga berkali-kali membuat kondisi kejiwaan mamanya terganggu. Angel selalu habis disiksa dan dimaki-maki.

Hingga saat usia 13 tahun, Angel menjadi lesbian. Ia menjalani hubungan dengan guru di sekolahnya bernama Lia yang berusia 27 tahun. Ia pun memilih kabur dari rumah. Dan menjalani hidupnya dengan mandiri dan bekerja serabutan.

Tapi di tengah kekacauan hidupnya, Angel mendapat hidayah untuk memeluk Islam. Dan bertemu dengan seorang laki-laki yang mengenalkan dunia baru padanya.

Angel yang kuat

Saya betul-betul tidak habis pikir dengan Angel yang bisa bertahan lama untuk tinggal dengan ibu yang tidak waras seperti itu. Aneh pula sifatnya. Walaupun tidak waras, tapi terkadang juga baik. Lalu kembali lagi tidak waras. Terus saja begitu.

Kenyataan terkadang berat untuk diterima, tapi takdir lebih pahit jika tak dijalankan sepenuh hati. (hlm. 26)

Saya akui Angel kuat sekali. Dia bisa tetap mendampingi sang mama sekalipun sudah berkali-kali disiksa lahir batin. Hanya saja, dampaknya baru terasa ketika dia berusia 13 tahun yang merindukan sosok ibu yang penyayang hingga akhirnya jatuh menjadi penyuka sesama perempuan.

Lantas saya jadi ingat grup Peduli Sahabat yang saya ikuti. Bahwa orientasi seksual memang bisa terjadi ketika si anak punya pengalaman buruk dengan orang tua, keluarga, atau orang terdekatnya. Tsumma Naudzubillah. Semoga kita dan anak-anak kita dijauhkan dari perilaku menyimpang ini.

Kisah yang runut

Buku ini dibalut dengan kisah yang sangat runut dengan latar tempat dan detail bulan dan tahunnya. Yakni Medan, Jakarta, Yogyakarta & Jakarta, dan Bandung. Dari tahun 2004-2012. Ya, perjuangan Angel memang selama itu dan selalu berpindah-pindah tempat untuk menghindari mamanya. FYI, mamanya ini memang aneh. Di satu sisi dia suka menyiksa Angel, tapi di sisi lain dia ingin Angel terus hidup bersamanya dan tidak suka Angel disentuh oleh orang lain. Hmm 😪

Kekurangan buku

Hanya saja, kekurangannya banyak sekali kesalahan ketik huhu. Yang paling fatal adalah ada kata yang seharusnya “rumah sakit”, tapi di situ hanya tertulis “rumah” saja. Padahal konteksnya sedang ada yang sakit.

Lalu kata tak bergeming yang padahal maksudnya diam saja. Itu berarti harusnya cukup “bergeming” saja kan. Tidak perlu ada kata “tak”. Tidak tahu apakah buku ini masih dicetak ulang atau tidak, tapi jika iya, semoga ada perbaikan.

Skenario Tuhan yang membuat kita kuat

Kita memang tidak tahu skenario apa yang Tuhan ciptakan untuk kita jalani. Tapi perjuangan Angel untuk bertahan hidup dari siksaan mamanya, membuat kita bisa mengambil hikmah, bahwa setiap manusia memang punya ujiannya masing-masing. Yang membedakan hanyalah bagaimana kita bisa bertahan dan melewati semua ujian Tuhan tersebut :’)

“Bersabarlah ketika harapan itu mungkin telah tiada. Bertahanlah ketika jalan itu mungkin telah buntu. Semangatlah ketika kegagalan telah menjatuhkan kita. Berharaplah selalu dalam iman dan pengharapan yang kuat, jangan pernah menyerah meskipun itu menyakitkan.” (hlm. 91)

Iklan

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s