Imaji Terindah: Imajinatif, Manis, dan Menegangkan

Format: Imaji Terindah

Judul: Imaji Terindah
Penulis: Sitta Karina
Penerbit: Literati (Imprint dari Penerbit Lentera Hati)
Jumlah Halaman: 290 hlm.
ISBN: 978-602-8740-60-9
Tahun Terbit: 2016
Format: Paperback

“Legend says, when you can’t sleep at night, it’s because you’re awake in someone else’s dream.” (hlm. 205)

Awalnya saya agak bingung membaca halaman depan buku ini karena disitu tertulis Seri Keluarga Hanafiah. Waduh, sebenarnya saya kurang suka dengan buku seri karena (bagi saya) harus mengikuti semua bukunya supaya lebih seru dan mengerti. Tapi Mbak Sitta sudah berbaik hati mengirimkan buku ini pada saya. Sia-sia rasanya kalau tidak saya baca. Dan untunglah, meskipun (berdasarkan banyak review yang sudah saya baca) ini bukan seri Hanafiah pertama, tapi serinya bisa dibaca terpisah.

Di sini ada tiga cerita. Sakura Emas, Imaji Terindah, dan Air Mata Pedang. Dan tentu saja yang menjadi pokok utamanya adalah Imaji Terindah. Maka dari itu Imaji Terindah punya cerita lebih panjang dari dua cerita lainnya.

Sakura Emas

Sakura Emas bercerita tentang pertemuan Kei Kaminari dengan seorang gadis bernama Kania di sekolah barunya. Sayangnya – entah mengapa – Kei tidak bisa menyelinap masuk ke dalam mimpi gadis yang dikaguminya itu. Ia merasa Kania lebih kuat dari yang ia bayangkan dan hanya menimbulkan sebongkah matahari raksasa dalam mimpinya.

Imaji Terindah

Christopher Hanafiah, seorang murid SMA yang terlahir dari keluarga konglomerat. Persahabatannya dengan Rimbi dan Alde mulai diuji ketika ia bertemu dengan anak baru yang berasal dari Jepang bernama Kianti atau biasa Chris sapa Aki. Tanpa ragu, Chris langsung menembak (menyatakan ingin menjadi pacar) pada Aki meski mereka belum terlalu mengenal. Sayangnya gadis itu hanya menganggap Chris sebagai sahabatnya. Dari persahabatan itulah Chris perlahan-lahan tahu rahasia besar Aki.

“Tiap orang yang bahagia pasti memiliki seseorang yang membuat dirinya merasa penting dan berarti.” (hlm. 218)

Keanehan mulai terjadi manakala Kei Kaminari sering memasuki mimpi-mimpi tidur Chris. Ia merasa Kei juga suka dengan Aki. Apa yang disampaikan Kei dalam mimpi Chris? Dan bagaimana hubungan persahabatannya dengan Alde dan Rimbi karena kehadiran Aki membuat persahabatan mereka merenggang?

Air Mata Pedang

Nara Hanafiah, sepupu Chris merasa misterius dengan gambar mirip rantai di bagian kiri atas punggungnya yang menyerupai tato. Di sebuah museum Nara menemukan benda yang mirip dengan tatonya tersebut bernama Sword’s Tears. Ia pun bertekad memiliki benda tersebut. Akankah Sword’s Tears jatuh ke tangannya?

-x-

Awalnya saya kira tiga cerita saling berhubungan. Tapi sepertinya tidak. Kecuali tentang Kei Kaminari yang di bagian awal sudah dikatakan kalau ia bisa memasuki mimpi seseorang dan berlanjut di cerita Imaji Terindah yang juga memasuki mimpi Chris. Jadi barangkali buku ini bisa dibilang semi fantasi.

Saya suka dengan cerita pertama tentang pertemuan Kei dengan Kania – si gadis unik – yang memiliki kekuatan sampai-sampai Kei susah memasuki mimpi gadis itu. Dan tentang persahabatan Chris dan Aki yang berawal dari keisengan Chris menembak Aki untuk menjadi pacarnya. Tapi agak bingung dengan cerita ketiga tentang Nara yang saya rasa hmm menggantung? Iya, seperti kurang klimaks gitu dan membuat saya merasa ‘udah gitu doang?’ Mbak Sitta, apakah ini ada lanjutannya? Atau cuma sampai di situ saja? *eh.

Well, cerita Hanafiah membuat saya banyak berimajinasi haha. Paslah dengan judulnya Imaji Terindah. Keluarga konglomerat yang super tajir dan punya bisnis dimana-mana. Keturunannya yang juga kaya-kaya dan pengusaha. Dan ceritanya pun tidak dewasa, teenlit kalau saya bilang, mengingat tokoh-tokohnya masih SMA (kecuali Nara).

“Build a friendship before marrying someone. Then marry your best friend.” (hlm. 246-247)

Oke, tiga bintang dari saya untuk cerita yang imajinatif dan manis juga menegangkan 🙂

“… hidup itu dibawa gampang, tapi jangan ngegampangin hidup.” (hlm. 130)

BBI HUT 6-02

Iklan

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s