My First Qur’an Story: Mengenalkan Cerita Nabi pada Anak

img_20161104_092906

Judul: My First Qur’an Story
Penulis: Tasaro GK
Desain Sampul dan Isi: Rizqia Sadida
Penerbit: Mizania Kids
Cetakan I: Mei 2016/Sya’ban 1437 H

Awal saya tahu buku My First Qur’an Story ini sebenarnya dari akun facebooknya Teh Foezi Citra Cuaca Elmart. Pas baca review beliau kok ya saya langsung tertarik. Apalagi saya sudah bercerita di postingan Pengontrol Beli Buku kemarin kalau memang sekarang saya lebih mengutamakan anak saya termasuk dalam hal beli buku.

Apa yang bikin saya tertarik tidak sebatas dari review Teh Foezi saja. Tapi lebih kepada kejutan, karena Tasaro GK yang selama ini saya tahu, hanya menulis novel-novel untuk dewasa yang memang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Tapi rupanya beliau pun sudah menulis buku-buku anak. Bahkan katanya, sebelum buku My First Qur’an Story sudah ada Seri Kisah Al-Qur’an.

Saya juga langsung berdecak “ini nih buku yang gue cari”. Secara saya memang lagi mencari buku yang bernilai islami tapi cocok buat anak. Ya meskipun anak saya baru 6,5 bulan, nggak ada salahnya toh nabung buku dari sekarang 😛 Bahkan saya juga sudah membacakan Emir buku dari usia 4 bulan kalau nggak salah. Biarlah mungkin dia belum ngerti, tapi setidaknya dia tertarik melihat gambarnya dan saya yakin pasti ada satu dua yang nyangkut 😀

Oke, mari kita lihat bukunya.

Mulai dari tampilan. Covernya full color! Kalau di toko buku melihat, kayaknya bakal menarik orang juga buat beli. Size bukunya juga besar seukuran A4. Jadi memang cocok buat anak-anak. Supaya lebih puas melihat cerita dan gambarnya 😀

Terdiri dari 15 cerita yang kesemuanya disandingkan dengan binatang-binatang pada zaman nabi. Menurut saya ini bagus juga. Selain mengenalkan cerita nabi pada anak, dengan disandingkannya dengan binatang, anak-anak akan lebih mudah mencernanya.

Sebutlah beberapa cerita yang ada di dalamnya.

Gagak Pintar & Nabi Adam A.S.

Saat Adam dan Hawa diusir dari surga oleh Allah karena memakan buah larangan, Adam dan Hawa pun pindah ke bumi. Dari rahim Hawa lahir dua anak kembar berurutan. Kembar pertama laki-laki dan perempuan Qabil dan Iqlima. Demikian pula yang kedua, laki-laki dan perempuan yang bernama Habil dan Layutsa.

Sampai mereka dewasa, Allah menyuruh Adam untuk menikahkan anak-anaknya dengan silang. Qabil dengan Layutsa, Habil dengan Iqlima. Tapi rupanya Qabil tidak terima, karena dia lebih menyukai Iqlima. Dibunuhlah Habil. Dari sini akhirnya Qabil belajar mengubur jasad saudaranya dari burung Gagak. Yang sampai sekarang kita pakai caranya dengan menguburkan mayat dengan menggali tanah.

Paus Wangi & Nabi Yunus A.S.

Saat itu Nabi Yunus terlambat masuk kapal. Dan ia dianggap penumpang misterius. Akhirnya Yunus menceburkan diri ke samudra dengan hati yang mantap. Sampai kemudian, datanglah Paus Wangi dan memakan Nabi Yunus. Yunus pun tidak bisa melawan. Ia terus berdo’a kepada Allah “Tiada Tuhan selain Engkau, ya Allah. Sesungguhnya aku termasuk orang yang menganiaya diri sendiri.” (hlm. 125)

Di dalam perut Paus Wangi Nabi Yunus menyesal. Karena ia telah mengabaikan kaumnya. Maka atas kehendak Allah, Paus Wangi memuntahkan isi perutnya. Nabi Yunus pun siuman di pulau terpencil dan bersyukur kepada Allah.

Laba-laba Gua & Nabi Muhammad SAW.

Saat Nabi Muhammad sudah diangkat menjadi nabi, orang-orang Makkah membencinya. Sebab Nabi Muhammad meminta mereka untuk meninggalkan berhala dan menyembah Allah SWT. Orang-orang Makkah pun berniat menyakitinya. Karena itu Nabi Muhammad meninggalkan Makkah dan bersembunyi di sebuah gua bernama Tsur bersama Abu Bakar.

Di Gua Tsur ada rumah laba-laba. Orang jahat mengira bahwa tidak mungkin ada orang di dalam gua itu. Akhirnya mereka pergi meninggalkan Gua Tsur. Nabi Muhammad dan Abu Bakar pun melanjutkan perjalanan ke kota Yatsrib atau sekarang dikenal dengan nama Madinah.

Ya, itulah sinopsis singkat tiga cerita dari 15 cerita yang ada. Semuanya disertai ilustrasi yang lucu-lucu. Dan semua ceritanya diawali oleh si burung Gagak. Jadi ceritanya burung Gagak berkeliling dunia untuk mengumpulkan cerita dari para hewan. Hmm menarik ya 😀 Maka tidak heran kalau buku ini bisa jadi salah satu buku yang bisa mengenalkan anak-anak untuk lebih mencintai Nabi dan Al-Qur’an karena dikemas dengan bahasa yang sangat mudah dipahami juga dengan cara yang menarik.

img_20161104_094644_hdr

Dari buku ini juga, bahkan saya sendiri – sebagai orang dewasa bisa belajar lebih banyak dari kisah-kisah yang mungkin belum pernah saya baca. Seperti kisah Nabi Uzair A.S. dan Nabi Khidir A.S.

img_20161104_094719_hdr

So, lima bintang untuk buku ini! Recommended buat para orang tua yang ingin mengenalkan anaknya pada cerita para Nabi 🙂

Iklan

3 thoughts on “My First Qur’an Story: Mengenalkan Cerita Nabi pada Anak

Tinggalkan Balasan ke Dimas Candra Sugiarto Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s