Dramaturgi Dovima: Kisah Dramatis

Dramaturgi Dovima.delinabooks

Judul: Dramaturgi Dovima
Penulis: Faris Rachman–Hussain
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 232 hlm.
ISBN: 978-979-22-9528-3

Menjadi anak dari seorang wartawati senior, Seruni Said, nyatanya membuat hidup Dovima Said menjadi sulit. Sejak umur empat tahun dan setelah perceraian Seruni dengan ayahnya, Gandhi Wirasetja, Dovima sudah ikut bersama ibunya ke New York. Di sana Seruni bekerja sebagai kolumnis The New York Times dan koresponden Times Asia. 

Di New York Seruni sudah menyiapkan pilihan pada Vima antara sekolah di Columbia School of Journalism di New York atau magang di harian The New York Times, tempat Seruni bekerja. Hal ini membuat Dovima merasa tercekik. Meski begitu, ia selalu menuruti perintah ibunya yang tak pernah bisa dibantahnya.

Namun pada 18 tahun Vima melarikan diri dari New York ke Indonesia. Ia kuliah di Jurusan Jurnalistik  Fakultas Komunikasi Universitas Padjajaran, yang merupakan almamater ibunya. Setelah lulus, pada usia 22 tahun Vima pun bekerja sebagai calon reporter di majalah Kala, yang lagi-lagi adalah tempat Seruni bekerja dulu sebelum pindah ke New York.

Dalam dramaturgi tersebut, perlahan-lahan kisah masa lalu terkuak. Vima mulai mengetahui masa lalu-masa lalu Seruni juga ayahnya Gandhi Wirasetja. Tak hanya itu, dalam pekerjaannya, Vima harus dihadapkan kenyataan bahwa pria yang dicintainya terlibat dalam salah satu kasus yang sedang ditanganinya.

-x-

Dramaturgi adalah teori yang mengemukakan bahwa teater dan drama mempunyai makna yang sama dengan interaksi sosial dalam kehidupan manusia. – Wikipedia

Benar-benar dramatis. Kehidupan Dovima yang tak lepas dari ambisi sang ibu yang menginginkan anaknya juga menjadi seorang jurnalis. Meski pada akhirnya Dovima juga memilih jalan yang sama dengan ibunya. Selain pada cover, uniknya novel ini juga terletak pada judul. Penulis sepertinya pandai memilih kata-kata. Hal ini juga dibuktikan dari isi cerita yang menggunakan bahasa baku dengan diksi-diksi yang lain daripada novel biasanya, namun tidak terasa membosankan.

Hanya yang mengganjal bagi saya pribadi adalah kilas balik alur. Novel ini menggunakan POV-3, namun saat alur mundur menjadi POV-1 dimana Dovima sebagai tokoh utamanya. Tapi untung saja hal ini sudah dibedakan dengan dicetak miring, meski beberapa terdapat kesalahan penulisan yang-barangkali-lupa tidak dicetak miring. Selain itu, juga masih terdapat beberapa inkonsistensi kalimat lainnya. Seperti Marianne Hussainduaja, bangsawan Prancis yang merupakan nenek dari Kafka Hussainduaja, awalnya disebut berusia 85 tahun (hlm. 52), tapi kemudian dalam berita majalah Haute disebut berusia 83 tahun (hlm. 105).

Terlepas dari dua kesalahan itu, saya menyukai judul dan cover novel ini. Meski tidak bisa dibilang ‘sangat suka’ pada isinya.

“Kebahagiaan hanya untuk orang-orang biasa yang memiliki pikiran sederhana.” (hlm. 163)

Iklan

2 thoughts on “Dramaturgi Dovima: Kisah Dramatis

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s