Cermin: Noomic Horor

Cermin.delinabooks

Judul: Cermin
Penulis: Triani Retno A.
Komikus: Aditya Novianto
Penerbit: Anak Kita
Cetakan Pertama: 2014
Jumlah Halaman: viii+128 hlm.
ISBN: 602-286-017-2

Kikan, si ratu narsis di sekolah Fayya tidak menaati peraturan. Sudah jelas tertera tulisan DILARANG MEMOTRET DI DALAM MUSEUM, ia masih saja memaksa Fayya untuk ikut narsis bersamanya. Benar saja, saat di dalam bus Kikan melihat-lihat kembali foto saat di museum tersebut, sontak mereka semua berteriak ketakutan. Fayya pun tak kalah bergidik. Ternyata memang bukan tanpa sebab tulisan besar itu dipajang.

Rasanya tanganku sudah beku kedinginan ketika akhirnya foto yang kucari muncul di layar ponsel Kikan. Posisi Kikan di tengah. Aku dan Mita berada di kanan kiri Kikan. Tapi di foto itu bukan aku yang berdiri paling kiri. Di sebelahku ada sesosok laki-laki. Pakaian lelaki itu penuh darah. (hlm. 14)

Tokoh Aku dalam Cerpen Sang Maestro selalu kagum bahwa Peter Reinhart sang maestro sulap selalu melakukan aksi-aksi sulap di luar nalar manusia. Bisa menembus tembok Cina, membelah laut bahkan bisa hidup seperti ikan selama 48 jam non stop. Maka ketika Aline, temannya mengajak untuk menonton Peter Reinhart Show ia tidak menolak. Namun bukan kesenangan yang ia dapatkan, ia justru melihat dan membuktikan sendiri apa yang selama ini menjadi rumor orang-orang, bahwa sang maestro tersebut dibantu oleh makhluk gaib di setiap aksinya.

Tiba-tiba sosok cantik di sebelah Peter berpaling. Menatapku.

Aku tersentak. Tahukah dia? (hlm. 49)

Orangtua Diandra berniat untuk membeli sebuah rumah yang akan dijadikan tempat kos-kosan. Mereka pun turut mengajak Diandra melihat-lihat rumah yang akan mereka beli. Saat sampai di rumah yang ketiga, Diandra tiba-tiba saja mendengar alunan musik Fur Ellise dan menemukan sebuah cermin yang memantulkan sebuah taman dengan dua orang anak yang sedang berlari-lari. Tak hanya itu, ia juga bertemu dengan sosok anak perempuan bernama Brenda.

“Itu adik-adikku,” ujar anak perempuan itu. “Karen dan Hans. Aku Brenda.”

“Aku… aku Diandra.”

Aku menatap Brenda. Wajahnya murung.

“Mereka dibunuh oleh tentara Nippon. Begitupun aku.” (hlm. 113-114)

-x-

Barangkali inilah kali pertama saya tahu yang namanya noomic. Rupanya noomic adalah sebuah novel yang dilengkapi dengan ilustrasi komik. Dan Cermin merupakan noomic bergenre horor. Terdapat 7 cerita pendek di dalamnya yang akan membuat kita bergidik sendiri. Saran saya, jangan baca malam-malam, apalagi saat mau tidur 😀

Semua cerita di sini menggunakan POV orang pertama dengan tokoh utama berkisar usia SD-SMP. Masing-masing ceritanya sudah digambarkan di halaman awal atau sebut saja sinopsis singkat. Inilah salah satu kelebihan buku ini. Kita jadi punya gambaran akan seperti apa jalan ceritanya.

Hanya saja komiknya menjadi kurang penting. Sebab hanya berupa pengulangan dari teks cerita. Menurut saya  antara komik dan teks sebaiknya dibuat seimbang saja. Dengan begitu komik akan lebih terasa kehadirannya.

Sayang sekali, bukunya tipis. Padahal kalau ceritanya lebih banyak, lebih seru 😀 Atau setiap cerita bisa diperpanjang lagi alurnya 😀 Tapi yang saya suka, setiap akhir cerita selalu diberikan alasan, mengapa kejadian-kejadian misteri itu bisa terjadi. Lalu mengapa? Silakan baca sendiri ya 😛

Iklan

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s