4 Cara Menumbuhkan Minat Baca Buku

4 Cara Menumbuhkan (1)

Setelah kemarin saya post tentang rekap kegiatan buku saya selama tahun 2015 (baca: 2015 on Delina Books), banyak teman yang komentar bahwa target membaca mereka tidak tercapai. Sebenarnya sama saja seperti saya. Beberapa tantangan membaca juga jauh di luar target yang diharapkan. Hanya tantangan di Goodreads saja yang berhasil saya lewati. Itupun pas-pasan 50 buku -_- Padahal dulu harapannya bisa melewati target. 

Saya juga kadang tidak paham mengapa minat baca saya saat itu justru menurun. Apa karena sudah menikah? Atau memang bawaan hamil – yang katanya jadi malas? Entahlah, tapi saya tidak mau menyalahkan keduanya. Alih-alih, mungkin memang sayanya saja yang sedang malas -_-. Jadi saat tidak membaca kemarin, seringnya saya hanya sibuk main gadget. Padahal sebelumnya saya justru bisa meninggalkan gadget demi buku. Duuh.

Tapi menjelang akhir tahun kemarin, saya mulai sadar. Saya tidak bisa begini terus. Saya tidak mau minat baca saya jadi hilang karena kemalasan-kemalasan yang saya buat sendiri. Lagi pula, untunglah tiba-tiba saja saat itu saya kangen dengan kebiasaan saya membaca buku. Kangen dengan buku-buku saya. Rindu mengutamakan membaca daripada main gadget.

Lantas apa yang saya lakukan? Ini sekaligus juga memberikan sejumput tip bagi teman-teman yang ingin menumbuhkan minat baca. Saya tidak bicara mereka yang memang pada dasarnya suka membaca buku, karena saya yakin tipe suka baca, minat bacanya memang sudah tumbuh dengan sendirinya. Oh ya, ini juga berlaku bagi yang mengaku ingin menjadi penulis ataupun blogger. Karena pada dasarnya, tulisan seseorang akan lebih matang jika dia rajin membaca. Seperti salah satu kutipan di buku Tere Liye yang berjudul Rindu.

Jika kau ingin menulis satu paragraf yang baik kau harus membaca satu buku. Maka jika di dalam tulisan itu ada beratus-ratus paragraf, sebanyak itulah buku yang harus kau baca.” (hlm. 196-197)

Jadi, hanya empat cara saja menurut saya yang perlu dilakukan:

Membuat Tujuan

Seperti aspek kehidupan lainnya, jika kita tidak punya tujuan, maka semuanya akan terasa hambar. Dan kita tidak akan memiliki semangat yang besar untuk melakukannya. Jika memang kita ingin sekali membaca adalah hobi, maka kita harus punya tujuan. Atau inipun bisa dijadikan tujuan. Tujuan saya membaca buku agar hobi membaca bisa menjadi budaya saya. Seperti itu misalnya. Atau kamu bisa buat tujuan lainnya.

Saya pribadi, seperti yang sudah dikatakan di atas. Saya tidak mau minat baca saya hilang begitu saja. Apalagi saya juga menginginkan anak-anak saya kelak juga suka membaca buku. Karenanya, tahun ini saya berani memasang target membaca lagi di Goodreads. Ya meskipun jumlahnya tidak sebanyak tahun kemarin hehe 😀

Membuat Komitmen/Target

Kalau sudah punya tujuan, tinggal kita buat komitmennya. Semisal, dalam satu minggu kita harus baca satu buku. Atau satu bulan kita harus baca satu buku. Terserah. Intinya sesuaikan dengan minat kita saja. Untuk tahap awal sebaiknya tidak memaksakan kehendak agar tidak cepat jenuh. Dengan sendirinya, jika sudah terbiasa kita akan mulai merasakan kenikmatan dan target itu bisa bertambah. Malah bisa jadi saking asyiknya, sampai melewati batas target 😀

Kurangi Distraksi/Gangguan

Distraksi terbesar saat ini apa sih biasanya? Yap, apalagi kalau bukan gadget dan media sosial. Kemalasan saya kemarin pun adalah karena hal ini. Sampai kesadaran itu muncul, dan ingatan bahwa dulu saya mudah meninggalkan gadget demi buku, saya pun mulai menguatkan tekad untuk mengurangi ber-gadget dan ber-medsos ria.

Apa ini berhasil? Ya. Karena saya kembali ingat tujuan dan komitmen yang sudah saya buat. Begitupun halnya bagi yang lain. Jika distraksi dirasa mengganggu, kita harus ingat lagi tujuan kita membaca dan komitmen/target yang sudah kita buat. Ini artinya juga menguji keseriusan kita. Sejauh mana kita serius menguatkan keinginan menumbuhkan budaya membaca dalam keseharian kita.

Atau bagi kalian yang kira-kira susah meninggalkan gadget, bisa juga menginstall aplikasi ebook. Zaman sekarang, sudah banyak yang beralih ke ebook. Tidak ada salahnya. Hanya beda bentuk saja. Yang ini berbentuk digital. Daripada hanya baca status-status di media sosial kan 🙂

Bergabung dengan Penyuka Buku/Komunitas Pecinta Buku

Sudah hal lumrah jika bergabung dengan orang-orang yang satu tujuan, pasti semangat yang muncul akan tumbuh lebih besar. Saya sendiri semenjak bergabung dengan grup BBI dan Stiletto Book, semangat saya jadi tinggi. Apalagi melihat teman-teman yang bukunya sudah bejibun (banyak.red) dan genre bacaannya bervariasi, wah saya jadi kepingin punya lebih banyak lagi buku dan saya jadi tahu genre-genre baru serta mau keluar dari zona nyaman biasanya.

Oke, jadi saya rasa cukup dengan empat hal itu. Atau mungkin teman-teman mau menambahkan? 🙂 Agar semakin banyak orang yang punya budaya hobi membaca.

Percayalah, dengan membaca, kita akan menemukan sudut pandang lain 🙂 Tidak lagi sempit, punya lebih banyak wawasan bahkan bisa menjelajah area di luar tempat kita biasanya hanya dengan satu buku bacaan 🙂

2016, yuk semangat membaca buku 😀

Iklan

7 thoughts on “4 Cara Menumbuhkan Minat Baca Buku

  1. saya lebih suka memakai target..dengan target saya bebas menentukan berapa buku yang mau saya baca….kalo tujuan…itu saya tentukan setelah menentukan target…
    keep happy blogging always…salam dari makassar-banjarbaru 🙂

  2. Saya menjadikan membaca tidak sekedar hobi tapi sebagai kebutuhan. setiap bulan sudah ada beberapa buku yang sudah saya list untuk segera dikhatamkan. Alhamdulillah tempat saya belajar juga dikelilingi buku2 yang banyak diperpustakaan, jadi ini harus agenda wajib yang makruh jika ditinggalkan.

    suka dengan kutipannya Tere liye…
    terimakasih atas alarmnya yaa mbak delina…, sangat bermanfaat
    semangaat membaca untuk bekal para anak-anak kita ^_^

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s