Kisah Kota Kita: Belajar tentang Kota

cover

Judul: Kisah Kota Kita
Penulis: DK. Wardhani & Watiek Ideo
ISBN: 978-602-249-703-5
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Tahun Terbit: 2014
Baca versi ebook aplikasi iJak

Taman di Kota Gemilang selalu ramai setiap akhir pekan. Anak-anak sangat senang bermain di sana. Kiara Pohon selalu bahagia melihat anak-anak itu bergembira. Saat anak-anak sudah dewasa, mereka mulai jarang mengunjungi taman. Kiara Pohon sedih, ia merasa kesepian dan rindu akan keramaian anak-anak.

Pohon, tiang listrik, telepon umum, tembok kota bahkan tong sampah menjerit. Mereka merasa kesakitan saat para pekerja memaku poster-poster foto calon walikota. Akibatnya, mereka jadi kotor dan tak sedap lagi dipandang.

Berbeda dengan sebuah kota yang tak pernah mendapat piala adipura. Bisa dibayangkan betapa kotornya kota itu. Manusia-manusia mulai malas membuang sampah apalagi memilah sesuai jenisnya. Tapi suatu ketika, ada tangan-tangan yang memunguti sampah-sampah itu dan memilahnya untuk kemudian dijadikan berbagai jenis kerajinan. Sampah dan truk sampah senang melihatnya.

-x-

Tidak salah jika buku anak ini direkomendasikan oleh orang nomor satu di Indonesia, yakni Bapak Ir. H. Joko Widodo. Bahkan Pak Anies Baswedan dan Ridwan Kamil pun turut memuji buku ini. Kisah Kota Kita memang kisah yang sangat dekat dengan keseharian kita. Barangkali memang situasi-situasi seperti inilah yang sering dialami.

Ada 10 cerita ringan yang sangat cocok dibaca untuk anak-anak. Banyak pelajaran yang bisa diambil di setiap kisahnya. Salah satunya tentang anak-anak yang memanfaatkan sampah untuk dijadikan kerajinan tadi, ini akan mengajarkan pada anak-anak agar lebih peduli pada lingkungan.

Tidak hanya berisi cerita, di setiap akhir cerita kita akan diajak untuk menjelajahi kota dan mengenal kota beserta isinya. Setelahnya ada bagian Fakta Kota yang mengajak anak-anak untuk mempelajari definisi dari bagian-bagian yang ada di kota dengan bahasa yang ringan.

Dengan gaya cerita ditambah ilustrasi yang menarik dan full colour seperti ini, tentu saja amanat yang tersirat akan lebih mudah diterima anak-anak. Sangat cocok dibaca bersama orang tua 🙂

Iklan

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s