Sadar Penuh Hadir Utuh: Hanya Butuh Hening Sejenak

PicsArt_1428287348053

Judul: Sadar Penuh Hadir Utuh
Penulis: Adjie Silarus
Penerbit: Transmedia Pustaka
Cetakan Pertama: 2015
ISBN: 978-602-1036-12-9
Jumlah Halaman: xxiv+270 hlm.

Awalnya saya mengira multitasking adalah sesuatu yang luar biasa. Di mana kita bisa melakukan semua hal dalam waktu yang sama. Namun buku ini membuat saya mengerti bahwa pada dasarnya otak manusia tidak mampu memerhatikan lebih dari satu aktivitas yang kompleks secara bersamaan.

Hidup tak melulu tentang tergesa untuk bertindak, tetapi juga ada kalanya yang bisa kita lakukan hanya menunggu. (hlm. xvi)

Seringkali pula dalam melakukan sesuatu, kita tidak fokus sepenuhnya. Pikiran mengembara entah kemana. Contoh sederhana di saat kita sedang minum,  namun pikiran kita melayang membayangkan masalah yang sedang menimpa. Hal ini membuat kita tidak bisa menikmati setiap detik langkah kita. Maka di sini, Adjie Silarus mengajak kita untuk belajar memfokuskan pikiran. Menyadari segala hal yang kita lakukan sepenuhnya dan menghadirkan diri seutuhnya.

Mindfullness adalah cara sederhana untuk melatih diri agar sadar penuh, hadir utuh di sini dan saat ini, lebih menyadari kehidupan dengan segala yang terjadi setiap saat. (hlm. 50)

Mulai dengan melatih mindfulness sehari-hari, pada halaman 52 di antaranya:

  1. Lakukan hanya satu hal pada satu kesempatan. Lakukan single task dan katakan tidak untuk multi-task.
  2. Lakukan dengan saksama dan perlahan.
  3. Lakukan beberapa hal saja, tidak perlu terlalu banyak.
  4. Luangkan waktu minimal 5 menit setiap hari untuk tidak melakukan apa-apa. Hanya duduk, diam dalam keheningan, menyadari pikiran yang datang dan pergi.
  5. Tak perlu khawatir akan masa depan karena masa depan belum pasti terjadi.
  6. Saat berbicara kepada seseorang, hadirkan diri utuh (tidak hanya raga, tetapi juga jiwa dan pikiran) untuk lawan bicara kita.
  7. Berlatih dengan tekun dan sabar.

Selain itu, mengurangi distraksi teknologi. Yang tidak bisa dipungkiri, bahwa semakin kesini rasa ketergantungan semakin tinggi dan seringkali malah menimbulkan kecemasan. Lalu mengubah kebiasaan. Dengan mengubah kebiasaan, pikiran kita akan terlatih untuk menyadari apa yang kita lakukan. Mengenal dan menjadi diri sendiri, belajar mencintai dengan tulus dan mendengarkan dengan sepenuhnya, adalah cara lain agar pikiran kita lebih tenang.

Saat bertanya kepada diri kita sendiri, “Apa yang sebaiknya saya lakukan sekarang?” Diri kita akan menjawab, “Teruslah berlatih.” (hlm. 54)

Banyak hal yang sebenarnya bisa kita syukuri dalam hidup. Namun penyesalan masa lalu, kecemasan masa depan seringkali menghantui kehidupan. Hingga kita lupa merasakan setiap hirupan dan hembusan nafas.

Bersyukur mengurangi ukuran beban yang kita bawa dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih daoat kita pindah dengan lebih sedikit tenaga atau bahkan rasa syukur membuat kita mampu untuk melompat lebih tinggi. (hlm. 235)

Terlalu banyak kutipan menarik dalam buku ini. Saya menyarankan lebih baik Anda membacanya sendiri. Dan saya merekomendasikan buku ini untuk siapapun. Untuk mulai merasakan setiap detik dan langkah kehidupan.

1428042588940

Dimuat di Koran Jakarta, 14 April 2015

100 Days of Asian Reads Challenge 2015 

Nonfiction Reading Challenge 2015

Yuk, Baca Buku Non Fiksi 2015

Iklan

9 thoughts on “Sadar Penuh Hadir Utuh: Hanya Butuh Hening Sejenak

  1. Saya itu paling seneng kalau ada buku berisikan motivasi, tips, dan teknik menjadi pribadi yang lebih baik seperti buku sadar penuh hadir utuh ini. Tetapi kadang kala sulit untuk merealisasikan dan menguap tak lebih dari 1 bulan pasca membaca. #malahcurhat

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s