13 Days Reading Children & Young Adult’s Literature + Giveaway Hop

banner 13 days cl-ya

Seperti janji kami waktu itu, dalam rangka Around The Genres in 30 Days.  Kami dari grup Children & Young Adult’s Literature akan menantang kalian untuk membaca Children & Young Adult’s Literature!!! Simak rulesnya di bawah ya 🙂

Rules:

  1. Tantangan membaca ini terbuka untuk siapapun yang berdomisili di Indonesia. Blogger ataupun non-blogger. Memiliki akun Goodreads maupun tidak.

  2. Mendaftarkan diri di formulir berikut ini: Jika kesulitan, bisa klik link ini: http://goo.gl/forms/rEXKeHP8uu

  3. Dalam 13 hari ke depan membaca novel-novel yang masuk ke dalam kategori Children’s dan Young Adults, minimal 1 buku.
  4. Laporkan progress bacaanmu di formulir berikut ini. Form ini terdapat di seluruh blog grup CL/YA. Jika kesulitan, bisa klik link ini: http://goo.gl/forms/yLuaYjQTSL
  5. Form yang diisi lewat dari tanggal 13 April pukul 23.59 WIB tidak diakumulasikan ke dalam perhitungan poin.

Prize: Voucher buku senilai Rp. 250.000,- untuk 1 orang pemenang dengan perolehan poin terbanyak.

Points:

  1. Tiap 1 buku yang dibaca (dan mengisi formulir progress dengan menyertakan judul buku, penulis, dan premis cerita) mendapatkan 5 poin.
  2. Tiap resensi yang dibuat dari buku yang telah dibaca, akan mendapatkan tambahan 3 poin. (Resensi di Goodreads –full review, notes FB, atau blog. URL disetorkan ke formulir progress)

Penilaian dan Pengumuman

Penilaian akan kami lakukan secara gabungan. Artinya kalian bisa mendaftar lewat blog saya atau blog grup Children&YA’s literature lainnya (bisa cek daftarnya di sini). Pengumuman akan dilakukan pada 15 April 2015.

Giveaway HOP

Selain tantangan dalam grup, kami juga mengadakan GIVEAWAY Hop. Yakni GA yang diadakan secara pribadi dan terpisah. Yuhhu. Sekaligus ini jadi GA pertama saya di blog Delina Books 😀

Apa hadiahnya?

  • Saya menyediakan voucher buku Young Adult sebesar Rp 100 ribu untuk dua orang pemenang (Jadi buku yang dipilih nanti harus bergenre fiksi remaja/dewasa muda dan BUKAN fantasy ya 🙂 )
  • Buku bisa pilih sendiri di toko buku online Indonesia (Ongkir ditanggung saya)

Syaratnya mudah saja:

  1. Berdomisili Indonesia atau memiliki alamat pengiriman Indonesia
  2. Follow blog Delina Books (bisa juga via email)
  3. Share GA ini di Twitter atau Facebook dan mention @adedelinaputri atau Ade Delina Putri
  4. Jawab pertanyaan berikut: Bagaimana penilaian kalian pada karakter-karakter dalam fiksi remaja saat ini? Bisa disertakan contoh buku (ini bisa jadi nilai tambahan)
  5. Jawaban ditulis di kolom komentar dengan format:
    Nama:
    Email:

    Follow Blog via WordPress/Email: (Sebutkan link wordpress atau email)
    Akun Twitter/Facebook:
    Link Share GA:
    Jawaban:
    Link buku yang diinginkan: (Karena voucher untuk dua orang, maka harga yang dipilih tidak boleh lebih dari Rp 50 ribu)

    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4:
  6. GA dibuka mulai tanggal 01 April 2015 sampai dengan 13 April 2015 pukul 23.59
  7. Pengumuman bersamaan dengan RC yaitu pada tanggal 15 April 2015
  8. Pemenang akan diumumkan lewat Blog ini dan Twitter. Bila tidak konfirmasi 2×24 jam akan dipilih pemenang baru.

GA ini bedasarkan penilaian pribadi saya ya, jadi jawab dengan semenarik-menariknya 😀 Bila masih bingung atau belum mengerti bisa langsung inbox saya di facebook/email. Oh ya, kalian juga bisa mengikuti GA di blog lainnya (cek linky di bawah).

Dan jangan lupa, mulai besok 02 April 2015 blog tour kita akan dimulai. So, jangan lewatkan dan rebut semua hadiahnya ya 😀 time-table-blog-tour

Iklan

24 thoughts on “13 Days Reading Children & Young Adult’s Literature + Giveaway Hop

  1. Nama: Asy-syifaa Halimatu Sa’diah
    Email: asysyifaahs[at]yahoo[dot]com
    Follow blog via email: asysyifaahs[at]yahoo[dot]com
    Akun twitter: @asysyifaahs
    Link share: https://twitter.com/asysyifaahs/status/583348185986256896

    Bagaimana penilaian kalian pada karakter-karakter dalam fiksi remaja saat ini?

    Kalau melihat dari buku-buku remaja yang aku baca sekarang, karakternya sekarang lebih beragam dan makin banyak lagi. Dulu, pas aku masih baca teenlit dan novel remaja, karakternya hanya dipisahkan antara yang baik dan jahat, protagonis dan juga antagonis, jarang ditemukan satu tokoh punya karakter lain. Jadi semacam hanya ada dua sifat dalam buku tersebut, sempurna dan nggak sempurna.

    Beda lagi dengan fiksi remaja saat ini. Setiap tokoh berkembang lebih luas dan nggak terpaku pada satu sifat saja–yang baik jadi selamanya baik, begitupun sebaliknya. Dengan kerennya, para pengarang menciptakan tokoh-tokoh tersebut dengan berbagai sifat. Misalnya, dari buku Girls in The Dark – Akiyoshi Rikako (Kak Adel juga sudah baca bukunya kan?). Di buku ini, nggak ada tuh tokoh yang dari awal sampai akhir cerita, baiiiikkk terus. Tiap tokoh dari para gadis itu memang terlihat baik, tapi mereka punya kesalahan yang nggak bisa ditutupi satu sama lain. Selain memang genrenya yang misteri, aku rasa sama halnya dengan buku
    lain. Nggak ada buku yang menuliskan tokohnya serba sempurna, sempurna dari segi fisik dan juga sifat. Nggak ada! Karena kalau ada tokoh yang demikian, bisa dipastikan akan terjebak dalam rasa kebosanan dalam membacanya.

    Buku-buku asli penulis Indonesia juga nggak kalah keren kok 🙂 Hmm, ambil saja contohnya 7 Misi Rahasia Sophie – Aditya Yudis. Di buku ini, Sophie adalah cewek yang ceria dan periang banget, suka bantu-bantu orang dan melakukan banyak kebaikan. Tapi, di sisi lain dia juga punya kelemahan, rasa takut untuk menghadapi kenyataan yang nggak bisa dielakkan lagi bahwa dia mengidap penyakit kanker yang mematikan. Lawan mainnya, Marko juga begitu, meski terkesan cuek dan dingin, dari hatinya yang terdalam dia selalu menaruh rasa perhatian pada orang-orang sekitarnya. Hanya saja, mungkin mereka belum sadar akan itu *puk puk si Komar*

    At least, cerita dalam buku fiksi remaja ikut berkembang seiring pergaulan remaja itu sendiri. Remaja itu dinamis, dulu sih pattern dalam ceritanya hampir sama, misalnya kenalan-jadian-pacaran-putus-jadian lagi dan seterusnya, tapi beda kalau sekarang, kenalan-jadian-pacaran-ngambekkan-beranteman-putus-galau-move on-gelisah-jomblo-mati. Makin kesini makin ribet, tapi kita sebagai pembaca makin tau lebih banyak dan lebih luas lagi 😀

    Link buku yang diinginkan: To All The Boys I’ve Loved Before *kabulkan ya Kak Adel ^^*

    Oh iya, selamat tambah umur Bebi. Udah 4 tahun, berarti Bebi lagi lucu-lucunya. Semoga dengan terus makan bakpao dan banyak baca buku, Bebi makin lucu (kayak aku). Anggotanya makin beragam dan lebih banyak orang yang suka baca buku, serta nggak lupa menularkan virus membaca bukunya ke orang-orang di sekitar. Lebih banyak menyebar kebaikan, salah satunya buntelan dan timbunan buku biar makin menggunung. Haha… *kisshug Bebi*

  2. Nama : Arfina Tiara Dewi
    Email : Arfina.tiara123@gmail.com
    Follow Blog Email : arfina.tiara123@gmail.com
    Akun Twitter/Facebook: @ipinkaramel/Arfina Tiara
    Link Share GA : https://twitter.com/IpinKaramel/status/583474730927173632?lang=en

    Karakterk novel remaja sekarang sangat beraneka, dari buku-buku yang akhir-akir ini saya baca, kebanyakan karakter utamanya– protagonis, tapi menurut musuhnya antagonis, jadi relatif ya. Karakternya lebih gokil dalam artian, sedikit rebel, berantakan, tapi mereka asik dan mudah bergaul, dan tentu lebih disukai banyak orang. kebanyakan sih tipe Sanguin dan sedikit tpe koleris. karakter tipe humoris, lucu, kekanakan, contohnya adalah karakter Jingga di Infinitely Yours, juga ada Lea di Miss J, Audy di The Chronicles Of Audy, Jae Kwon di Oppa
    & I, Arang di SeoulMate, Dedeh di Kitten Heels, Ichiro dan Gen di Cheer Boy karya Asai Ryo. Karakternya didominasi karya Orizuka, karena begitulah bukunya selalu menyuguhkan karakter seperti itu *salahfokus* dan karakter yang sepenuhnya rebel, mungkin Peter Kavinsky, Chris dan Gen di novel To All The Boys I’ve Loved Before.

    Ada juga karakter senstif dan pendiam, atau mungkin karena belum bisa beradaptasi, seperti Jae In di Oppa & I misalnya. Konflik dari karakter itupun berkembang dari tahun ke tahun, pengembangan karakter bisa dikatakn pesat karena imajinasi yang semakin liar.

    Link buku yang diinginkan http://www.bukabuku.com/browses/product/9786022910183/the-100-year-old-man-who-climbed-out-of-the-window-and-disappeared.html

    Waha, saengil Chukaehamnida BBI!! yang ke-4, semoga makin mewarnai dunia perblog-book Indonesia, keep bagi-bagi hadiah, semoga seluruh anggtoa BBI sukses tentu juga BBI-nya sendiri =)) semoga aja kesempatan aku menang besar AAmmiinn *lho?*. ditahun keempat ini, aku harap BBI makin banyak menaburkan sejuta keindahan berbagi dalam Giveawah, hehehe. Makin sukses ya, laff

  3. nama: Chantia A.
    email: kurocchi.chan@gmail.com
    @cheonchan
    follow via wp: aoishiina.wordpress.com
    link share: https://twitter.com/cheonchan/status/583540058390568960

    Fiksi remaja saat ini terasa lebih kompleks ya karakternya. buku lokal yang terakhir aku baca adalah love puzzle-nya eva sri rahayu. Hebatnya, kita gak bisa benar-benar membenci si antagonis karena dia juga punya alasan kenapa dia ngelakuin itu.
    mungkin karena soal buku remaja aku cetek banget, berhubung buku dulu yang aku baca itu ‘summer breeze’-nya orizuka, jadi aku pikr perbedaannya gak terlalu gede antara buku dulu sama sekarang.
    kalo buku luar yang aku baca ‘Breaking the rules’ berkisah tentang remaja dengan sejuta masalahnya.Mereka bisa menjadi korban keluarga, ataupun korban sistem adopsi. karakter Echo dan Noah berkembang seiring cerita. suka banget deh 😀

    aku mau:
    http://www.pengenbuku.net/2014/07/looking-for-alaska-mencari-alaska.html

    terimakasih GA-nya, sukses ya BBI 🙂

  4. Nama : Nurul Islamiyah
    Email : nurulislamiiyah@gmail.com
    Follow Blog via : nurulislamiiyah@gmail.com
    Akun Twitter & Facebook : @Iiind_ & https://www.facebook.com/nurul.islamiyah.3551
    Link Share GA : https://twitter.com/Iiind_/status/583810440544813056

    Jawaban : Menurut saya, karakter-karakter dari novel fiksi remaja saat ini sangat beragam. Disesuaikan dengan kondisi remaja saat ini sehingga saat membacanya kita merasa ‘catching’ atau ‘gue banget’. Hal tersebut sangat bagus untuk kemajuan novel fiksi remaja kedepannya. Contohnya aja ya, karakter dulu itu ya cuman gitu-gitu aja. Kalau baik ya baik banget, kalau jahat ya jahat banget.
    Kalo sekarang mah karakternya udah makin kompleks. Baik ga selamanya baik, jahat ga selamanya jahat. Contohnya kaya novel Remember When, Refrain, dan novel-novel karya Orizuka.
    Link buku yang diinginkan: http://www.bukukita.com/Buku-Novel/Fantasi/114314-THE-DEMIGOD-DIARIES.html
    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4 : Happy 4th Blog Buku Indonesia^^ Semakin baik ya. Bisa mengumpulkan semua pecinta buku di Indonesia. Lebih sering ngadain event bertema ‘buku-bukuan’ semoga juga komunitas ini makin meng-indonesia dan semakin jaya!! Aamin ^^

  5. Nama : Sofhy Haisyah
    Email : sofhyhaisyah28[at]gmail[dot]com
    Follow Blog via Email: sofhyhaisyah28[at]gmail[dot]com
    Akun Twitter : @Sofhy_Haisyah
    Link Share GA : https://twitter.com/Sofhy_Haisyah/status/583848753305628672

    Jawaban : Karakter fiksi remaja saat ini yaa.. Menurut aku biasa-biasa aja, kecuali cerita fiksi genre detektif (selama ini aku baca yaa) misalnya Project X : The New Beginning of Net Detective Indonesia.. Kalo genre cinta-cintaan aku agak sedikit bosan soalnya.. Berhubung juga, cinta aku sedikit gak terlalu romansa jadi kalo baca novel cinta2an bawaanya cemburuan dan gak suka ^_^))v.. Karena mungkin, novel cinta2an semacam teenlit keberadaan tokoh tipikal (sesuai kehidupan sehari-hari) banyak !.. Beda ma cerita fiksi yang detektifan, tokoh tipikal bisa jadi ada tapi masih lebih banyak tokoh imajinatif-nya, jadi lebih menarik menurutku..

    Link buku yang diinginkan : http://www.bukabuku.com/browses/product/9786021637517/anne-of-green-gables.html

    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4 :
    Happy Birthday BBI ^_^))/ Aku cuma berharap agar BBI jadi komunitas yang ter- ter- ter- dalam hal yang WOW !!

  6. Bagaimana penilaian kalian pada karakter-karakter dalam fiksi remaja saat ini?
    Karakter fiksi remaja sekarang bisa dibilang cukup berkembang dan semakin menarik. Walaupun ada juga yang menurut saya kurang. Sebagai contoh mungkin karakter tokoh Juna dalam novel Remember Dhaka, sosok laki-laki yang mencari jati diri. Atau tokoh Lena dalam novel Cine Us yang memang berambisi dalam memenangkan kompetisi pembuatan Film Pendek karena taruhan dengan mantan pacarnya. Yang saya suka dari tokoh dalam dua novel tersebut adalah karakter tokohnya tidak menyimpang. Apalagi ada beberapa novel yang memang secara drastis / tiba-tiba mengubah karakter tokohnya tanpa sebab yang pasti, dan itu membuat pembaca kadang kebingungan karena tidak ada penjelasan yang mendetail kenapa tokoh itu berubah karakter.

    Nama : Rina Eko Wati
    Follow blog via apa (wordpress/email): WordPress [hikarimio.wordpress.com]
    Email: rinaeko87@gmail.com
    Akun Twitter/Facebook: @HikariMio / Hikari Mio
    Link share GA: https://www.facebook.com/reyna.han.5/posts/628609690605564?pnref=story

    Link buku yang diinginkan : http://bukubukularis.com/product/happily-ever-after/#.VR6Ieme-DaE
    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4: Happy Anniversary 4th BBI^_^ ditahun yang ke 4 ini, semoga menjadi komunitas buku yang dikenal sampai Internasional #Amiinnn

  7. Bagaimana penilaian kalian pada karakter-karakter dalam fiksi remaja saat ini? Bisa disertakan contoh buku (ini bisa jadi nilai tambahan)
    Karakter-karakter tokoh utama dalam novel saat ini cenderung ‘NGGAK PERFECT’, se-sempurna-sempurnanya tokoh utama, pasti ia memiliki kekurangan. Atau malahan, si tokoh utama serba kekurangan dalam segala hal? Contoh: Chae Song Hwa dalam Always With Me, dijuluki Cinderella bertubuh besar. Chae Song Hwa memiliki tubuh besar, ia juga tidak cantik. Kadang, karakter yang tidak sempurna itu ‘memperlihatkan’ sisi lain dari Fiksi. Kadang, saat membaca semua fiksi, ditambah dengan karakter utama dalam cerita yang serba sempurna membuat ‘pembaca’ ‘ngehh..’ artinya.. dalam proses membaca mereka selalu begini ‘Gila.. tokoh utamanya sempurna banget.. too good to be true.’ Maksudnya, karaket utama yang serba sempurna selalu ‘mengingatkan’ pembaca akan ‘kefiksian’ cerita.
    Utungnya, karakter-karakter dalam fiksi remaja saat ini sudah ‘sedikit’ menuju realistis. What a relief. Contoh: Niki dalam Refrain yang cenderung egois
    Nama: Viona
    Email: vionasese138@gmail.com
    Follow Blog via WordPress/Email: (Sebutkan link wordpress atau email): vionasese138@gmail.com
    Akun Twitter/Facebook: @viionna_
    Link Share GA: https://twitter.com/Viionna_/status/584260644662149120
    Link buku yang diinginkan: http://www.bukabuku.com/browses/product/9786027150515/to-all-the-boys-i%E2%80%99ve-loved-before.html
    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4: Selamat Ulang Tahun BBI, nggak terasa ini udah masuk tahun ke-4 ya. Aku harap, komunitas pecinta buku ini terus maju, sukses, makin banyak anggotanya 😀

  8. Nama: Dias Shinta Devi
    Email: diasshinta.iyas@gmail.com
    Follow Blog via WordPress/Email: diasshintaiyas.wordpress.com / diasshinta.iyas@gmail.com
    Akun Twitter/Facebook: @diasshinta
    Link Share GA: https://twitter.com/DiasShinta/status/585018427384799232

    Jawaban:
    Sebenarnya menurutku karakter dalam novel fiksi remaja saat ini sesuai dengan gambaran nyata yang ada di kehidupan remaja kini sih kak. nggak muluk-muluk melebihkan atau mengurangkan…
    ya bisa diambil contoh misalnya karakter remaja di novel “Aku, Juliet” karya Leyla Hana yang menggambarkan krisisnya karakter remaja di masa putih abu sehingga seringnya melakukan tawuran pelajar. aku pernah membuat review novelnya di https://diasshintaiyas.wordpress.com/2014/11/27/review-novel-aku-juliet/ tak dapat dipungkiri berbagai alasan mendominasi kuat untuk melakukan tawuran, misalnya solidaritas, rasa cemburu dan lainnya. di novel tersebut juga digambarkan bahwa masa remaja adalah masa pembentukan karakter sehingga rapuhnya karakter seseorang bisa dilatarbelakangi oleh masalah keluarga. atau tentang karakter kejujuran dan kepercayaan, di novel tersebut juga digambarkan betapa butanya seorang remaja yang baru merasakan jatuh cinta sehingga tuli dengan nasihat sahabatnya.
    jadi intinya karakter dalam novel fiksi remaja tak jauh dari keseharian remaja di sekeliling kita sendiri. memberikan kita kesempatan untuk membuka mata dan hati tentang kejadian yang ada di sekeliling kita.
    ada lagi, novel Heart to Heart terjemahan dari penerbit Studiokata Books, di novel itu menggambarkan karakter remaja yang labil karena cinta. mudah percaya namun tak tega pada sahabatnya sendiri. persis seperti di kehidupan nyata.

    Link buku yang diinginkan: http://inginbuku.com/search.php?keyword=time%20after%20time

    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4: Hai BBI 😀 happy 4th anniversary yaaa.. semoga makin sukses, makin menyinari belantara blogging dan menjadi pemecut semangat baca bagi semua kalangan 😀

  9. Nama: Hendra Budi Gunawan
    Email: hendrathe17@yahoo.co.id
    Follow Blog via Email: http://en.gravatar.com/pekim2011/ hendrathe17@yahoo.co.id
    Akun Twitter/Facebook: @henker_gunawan/ henker gunawan
    Link Share GA: https://twitter.com/henker_gunawan/status/585229712450002944
    Jawaban: Karakter dari fiksi remaja saat ini ya mengikuti trend remaja saat ini. Kalo sekarang hobinya lagi k-pop pasti karakter utamanya suka k-pop, kalo olahraga pasti karakter utamanya suka olahraga. karakter dari tokoh fiksi kebanyakan nih kalo nggak orangnya ceria pasti pendiem banget, kalo nggak orangnya terbuka banget pasti tertutup banget, berkebalikan gitu deh. Jarang yg menceritakan karakter dari si tokoh biasa-biasa aja, nggak punya kelebihan, contoh novel oppa and I. Jae-in orangnya pendiem sedangkan jae-Park orangnya ceria. jarang banget karakter di novel yang absubrb atau aneh dimunculkan.

  10. Nama: Yuki
    Email: bluee_moen182@yahoo.co.id
    Follow Blog via WordPress/Email: justmeyuki@gmail.com
    Akun Twitter/Facebook: @yuki_yuchan
    Link Share GA: https://twitter.com/yuki_yuchan/status/586413149949050880
    Jawaban:
    Karakter dari novel yang saya baca, khususnya teenlit saat ini adalah borjuis.
    Contohnya dalam buku Obsesi by Lexie Xu. Tentang isi cerita sih tidak usah ditanya saya sangat suka dan sepertinya banyak yang suka juga. Yang ingin saya soroti adalah gaya hidup yang ada dalam novel ini. Saya paham, namanya juga cerita fiksi, hanya saja saya kurang setuju dengan penggambaran siswa SMA yang sudah bawa m obil sendiri ke sekolah. Jelas-jelas wajib bikin SIM saja umur 17 tahun kenapa anak SMA kelas 1 bisa bawa mobil sendiri. Mungkin pikiran saya terlalu kolot. Saya yang hidup di zaman SMA yang bawa motor bisa dihitung jari hanya bisa geleng-geleng kepala saja. Tentu saya pun tidak tahu seandainya di Jakarta memang ada anak SMA yang membawa mobil ke sekolah. Teenlit sendiri adalah bacaan remaja, sadar tidak sadar buku mempunyai pengaruh yang kuat di otak kita. Apalagi sifat dasar manusia adalah meniru. Tentunya banyak sekali remaja yang selalu akan meniru dengan gaya hidup karakter yang kelewat hedonis. Dan yang saya tidak sukai adalah ketika penulis memakai nama yang sama dalam tiap tokohnya. Untuk membedakannya penulis memutuskan memanggil si A adalah A tompel. Mungkin maksud penulis sendiri untuk lucu-lucuan. Tapi apa memang hal ini pantas disebut lucu? Mempunyai sebuah tompel memang bukan dianggap aib, yang memang tidak menjadi objek lelucon. Namun, jelas sekali bahwa tompel di sini digunakan untuk sebuah lelucon. Dan lagi-lagi sadar dan tidak sadar kita sudah diajari mem-bully seseorang.
    Link buku yang diinginkan: http://www.bukukita.com/Buku-Novel/Teenlit/106336-TeenLit-:-Omen.html
    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4:
    Bebi, met ultah ya. Ga nyangka bisa menjadi bagian dari Bebi selama 4th ini 🙂
    Semoga kedepannya Bebi selalu berkembang dan semakin banyak anggotanya 😀

  11. Nama: Athaya Irfan
    Email: athaya.irfan97@gmail.com
    Follow Blog via Email: athaya.irfan97@gmail.com
    Akun Twitter: @JeruknipisAnget
    Link Share GA: https://twitter.com/JeruknipisAnget/status/586891143008256000
    Jawaban:

    Karakter novel jaman sekarang dominan diisi orang-orang kaya dan berparas sempurna.
    Ambil saja novel Hopeless dari Collen Hoover yang dimana si tokoh utama yang jelita tapi tak dilebih-lebihkan. Sky akhirnya memilki seorang pacar tampan dan berbody sempurna.
    Satu hal lagi tokoh pria didalam novel remaja saat ini selalu tak bisa lepas dari pria-pria tampan dan sixpack.Fisik seolah paling ditonjolkan untuk memperkuat karakter sifat asli setiap tokohnya.
    Kadang aku sendiri sudah bosa dengan pemakaian tokoh-tokoh layaknya putri dan pangeran dari negri kayangan.

    Semoga aja penulis sekarang lebih kreatif membuat penggambaran fisik dan karakter dari tiap tokohnya.

  12. Nama: Lina Riyanty
    Email: lina.riyanty@gmail.com
    Follow Blog via WordPress/Email: https://fairylyrics.wordpress.com/
    Akun Twitter : @arynity
    Link Share GA: https://twitter.com/arynity/status/587120746922582016
    Jawaban: Sejujurnya karakter pada novel anak dan remaja sekarang ini beragam dan sudah tidak terlalu monoton. Mungkin lebih lihat ke genrenya. Kalau genrenya lebih ke romance (buku remaja) biasanya karakternya dibuat yang tipe sempurna mungkin dibuat supaya pembaca juga suka. Tipe sempurna dalam artian yang tidak aneh-aneh, biasanya cowonya selalu digambarkan sweet ke si cewek.

    Untuk buku anak-anak, aku suka buku-buku Oma Jacqueline Wilson, karena karakter anak-anaknya itu suka berasal dari keluarga bermasalah yang menggambarkan apa yang mereka rasakan akibat problema keluarga itu dan bagaimana akhirnya mereka belajar menghadapi situasinya.

    Untuk teenlit lokal, salah satu penulis BBI, Orinthia Lee, itu kedua buku teenlitnya yang sudah saya baca, Why Always Me dan I’mpossible menekankan pada perubahan karakter tokoh utamanya. Dari yang yang judes dan kalau ngmong suka nyelekit berubah menjadi lebih pengertian akibat peristiwa yang dialami si tokoh,

    Di I’mpossible dari gadis kaya manja yang taunya cuma foya-foya berubah menjadi cewek yang harus kerja keras saat usaha keluarganya jatuh miskin.

    Saya suka akan buku yang bisa membuat karakternya berkembang atau berubah seiring cerita berjalan.

    Link buku yang diinginkan: http://tokobuku.getscoop.com/products/search?query=the+giving++tree

    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4:Happy birthday Bebi, Semoga panjang umur dan makin kompak di antara para member BBI. Semakin banyak acara online ataupun offline.

  13. Nama: Eni Lestari
    Email: shinra2588@yahoo.com
    Follow Blog via Email: makasih_aki3@yahoo.co.id
    Akun Twitter: @dust_pain
    Link Share GA: https://twitter.com/dust_pain/status/587170491443458048

    Jawaban:
    kalau dibandingkan dulu, karakter fiksi remaja saat ini sudah mulai beragam. dulu konfliknya paling cinta-cintaan yang bikin galau, cowoknya cakep, ceweknya jelek, rebutan cowok lah atau cinta segitiga. jujur saja sudah bosen baca novel model begitu. kalau sekarang mulai merambah masalah keluarga, dengan selipan romance yang gak mendominasi. suka banget dengan novel model ini. contohnya saja kayak Haru no Sora karya Laili Muttamimah. masalah keluarga Sora dan ayahnya di novel ini kompleks banget. Karakter Sora juga bukan seperti tokoh kebanyakan yang baik hati ala malaikat, malah awalnya dia suka nge-bully teman sekelasnya. menurutku karakter seperti ini manusiawi banget, yang gak sempurna dan ada kekurangannya 🙂

    Link buku yang diinginkan: http://www.bukabuku.com/browses/product/9789792295184/slammed-cinta-terlarang.html
    Ucapan selamat ulang tahun untuk BBI: happy birthday Bebi! semoga panjang umur dan sejahtera selalu 😀

  14. Kalau penokohan, dibilang semakin bervariasi sih sebenernya nggak sepenuhnya salah. Tapi saya lebih condong kepada pendapat bahwa kini pola pikir penulis yang meramaikan dunia fiksi remaja lah yang semakin bervariasi, bahkan cenderung berani. Saya sendiri sih percaya saja kalau buku-buku yang ditulis seorang pengarang mencerminkan isi pikirannya. Tokoh-tokoh diciptakan sedemikian rupa sesuai kebutuhan sehingga si penulis dapat menyampaikan amanatnya melalu cerita yang ia buat

    Contohnya buku Will Grayson, Will Grayson-nya John Green. Walau Will Grayson digambarkan sebagai lelaki yang berorientasi seksual sesama jenis, tapi bukan berarti John Green sendiri seorang gay. John Green ingin menyatakan kepada kita bahwa kaum LGBT juga manusia yang berhak untuk hidup.

    Tapi kadang yang saya sayangkan dari novel-novel remaja Indonesia yang bertebaran, kadang penggambarannya terkesan hedon dan berlebihan, dan konflik yang dibahas cenderung terlalu melibatkan “asmara, asmara, asmara”, seperti contohnya novel-novel Winna Effendi. Saya terpikir, “Mungkin ga sih novel kayak gini justru malah ngedorong remaja buat mencoba hubungan yang sama seperti di novel?” Mungkin pendapat saya terkesan berlebihan, mungkin jgua terpengaruh faktor preferensi pribadi dan saya jarang baca buku dengan genre seperti itu. Namun, saya tetap menunggu novel Indonesia yang mampu menyajikan dunia romansa dengan penyampaian yang lebih baik.

    —-

    Farhan A
    farhan_anshary@gmail.com
    followed via farhan_anshary@gmail.com
    @farhan_anshary
    https://twitter.com/farhan_anshary/status/587243719344009216
    http://www.bukabuku.com/browses/product/9786022910183/the-100-year-old-man-who-climbed-out-of-the-window-and-disappeared.html

  15. Nama : Ila Rizky
    Email : sabilla.arrasyid@gmail.com
    Follow blog via wordpress : http://www.ilarizky.com
    Twitter/fb : @ila_rizky/Ila Rizky Nidiana
    Link share GA : https://mobile.twitter.com/ila_rizky/status/587315511295369217?p=p
    Jawaban :

    Hmm, fiksi remaja ya?
    Kalo remaja sekarang banyak karakter yang dibahas. Dari yang supel, pendiem, cuek sampai yang jutek. Tapi paling gregetan itu kalo ada tokoh yang awalnya dikira bener2 jutek dan jahat ternyata berkembang jadi lebih baik. Seperti yang ada di Bidadari di Bawah Hujan. Tokoh Milo digambarkan awut-awutan tampilannya, jutek, bahkan mau menempati rumah kosong yang udah lama ga dihuni. Lalu dia ternyata punya trauma, dari situ berkembang karakternya bahwa dia ga sepenuhnya jahat dan digambarkan antagonis. Misalnya aja kok mau2nya Milo berantem sama preman dan dia juga ngerokok. Karena ketika terlihat sisi masa lalunya, pembaca jadi tahu kalau ia melakukan hal itu karena ada pelampiasan dari kekecewaan di rumah. Ayahnya ga sayang lagi sama dia setelah dia dianggap menjadi penyebab ibunya meninggal. Beruntung dia punya tante yang baik yang mau mengurusnya biar sembuh total dari trauma dengan nyuruh dia dateng ke psikiater. Melihat Milo di buku ini, saya jadi tahu bahwa ada usaha dari si remaja untuk berubah.

    Link buku : http://tokobuku.getscoop.com/products/remedy

    • Selamat ulang tahun buat BBI yang ke-4. Semoga makin jaya dan makin banyak blogger yang bergabung. Semoga makin banyak evet yang diadakan seputar dunia perbukuan, biar pembaca buku tahu serba serbi apa aja yang ada di dunia buku. 😀

  16. Nama : Maryana
    Email : amz_ochi_gnz@yahoo.co.id
    Follow Blog via WordPress : R. Maryana
    Akun Twitter : @ryana_maryana
    Link Share GA: https://twitter.com/ryana_maryana/status/587516296411025408

    “Bagaimana penilaian kalian pada karakter-karakter dalam fiksi remaja saat ini?”
    Kalau aku perhatiin sih, aku gak bisa komentar. Soalnya penulis itu gaya berceritanya beda-beda. Genre bisa aja sama. Kayak Teenlit misalnya. Tapi dari cara penulis pake panggilan aja udah keliatan karakternya bakal berkembang kayak gimana. Misalnya kalau penulis pake kata gue. Cenderung karakter tokohnya gak bakal pendiem dan tukang pergi ke masjid rajin ngaji tiap hari. Tokoh kayak gitu lebih cocok pake ‘aku’.

    Cuma kayaknya buku-buku sekarang beda kayak dulu. Oke oke, aku udah tua XD Ambil contoh teenlit lagi. Misalnya Jadian 6 Bulan-nya Rhein Fathia dan Love Puzzle-nya Eva Sri Rahayu. Settingnya didominasi di sekolah. Tokohnya sama-sama anak SMA. Cuma pergaulannya yang beda. Yah, semua juga tahu lah anak muda sekarang sama dulu. Memang penulis mengikuti zaman. Ini Yang menurut aku beda. Jalan ceritanya. Kalau karakter nya mah ya gitu gitu aja sih. Gimana penulis menciptakannya.

    Satu lagi. Sekarang kayaknya jarang tokoh yang perfect. Jarang yang udah smart, good looking, kaya, segala punya XD

    Gitu aja deh 😛

    Link buku yang diinginkan : http://www.bukabuku.com/browses/product/9789797807702/happily-ever-after.html

  17. Nama: Fery Juni Ismarianto
    Email: reatheryan [at] gmail [dot] com
    Follow Blog via WordPress/Email: reantt.wordpress.com (follow via wordpress)
    Akun Twitter/Facebook: @FJrean / Fj Ismarianto
    Link Share GA: https://www.facebook.com/prince.junie/posts/10204274745044903
    Jawaban:

    Menurut saya, akhir-akhir ini karakter untuk buku-buku remaja menjadi tipikal. Terutama di novel-novel yang jadi buah bibir. Semua tokoh ceweknya dipastikan ciri cewek kuat yang punya kemampuan fisik yang mumpuni.

    Sebut saja Katniss (dari The Hunger Games), juga Tris (dari Divergent), juga June (dari Legend). Apa kesamaan mereka? Yap, mereka sama-sama kuat. Juga jago dalam bertarung dan bikin babak belur lawan-lawannya.

    Hal ini mungkin karena sebagian besar pembatja sedang menyukai karakter cewek kuat.

    Bagiku? Bagus, di awal-awal dulu. Tapi lama-lama bosan juga. Jenuh. Tapi memang sudah saatnya untuk tidak kebawa hype atau mentjoba membatja buku-buku yang memang tidak terlalu dikenal. Sesuatu yang unik, aneh, absurd, dan nyeleneh. Siapa tahu karena tidak terlalu terkenal ternyata buku itu adalah mutiara yang terkubur dalam pasir?

    Link buku yang diinginkan: http://www.bukabuku.com/browses/product/9789792296167/selama-kita-tersesat-di-luar-angkasa.html

    Ucapan Selamat untuk BBI yang sedang berulang tahun ke-4:
    Selamat ulang tahun, Bebi. Jangan bosan untuk menyebarkan virus membatja ya :’D

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s