Jodohku, Inilah Proposal Nikahku

Photo0118

Judul: Jodohku, Inilah Proposal Nikahku

Penulis: Ikhsanun Kamil (@canunkamil) & Foezi Citra Cuaca Elmart (@fufuelmart)

Penerbit: Mizania

Cetakan I: Februari, 2014

ISBN: 978-602-9255-92-6

“Mengajukan diri padamu tentang mimpi yang ingin kuukir bersama, tentu perlu keselarasan hati dan logika di dalamnya. Jodohku, inilah proposal nikahku, yang merangkum segala tentangku, meskipun tak sempurna, karena kan sempurna bila bersatu dengan proposal nikahmu.”

Pernah mendengar, “Jodoh kan rahasia Allah. Nanti juga dateng sendiri. Nggak bakal lari kemana kok.”? Apa benar begitu? Seperti rezeki, apakah ia akan menghampiri kalau diri ini diam saja tak ada ikhtiar? Tidak, bukan? Buku Jodohku, Inilah Proposal Nikahku akan membantu kita untuk tahu ikhtiar apa saja yang sekiranya bisa kita lakukan dalam menjemput jodoh.

Dibagi menjadi lima bab yang terdiri dari Ikhtiar Menjemput Jodoh, Miroring, Matching, Completing dan Tawakal.

Jodoh dunia akhirat harus diikhtiarkan, diciptakan, dan diperjuangkan, baik sebelum menikah maupun saat menjalani pernikahan kelak. (hlm. 27)

Buku ini bisa dibilang sambungan dari buku sebelumnya, yakni Jodoh Dunia Akhirat. Yang juga ditulis oleh pasangan yang menjuluki dirinya Romantic Couple ini. Jika di buku sebelumnya dijelaskan tahap menjemput jodoh ada tiga, yaitu Cleansing, Upgrading, Selecting.

Cleansing seperti proses bersuci; ibaratnya kita telah terkena najis, kemudian akan ibadah shalat. (hlm. 28)

Dengan kata lain, cleansing merupakan pembersihan diri dari dosa masa lalu dan mulai berdamai dengan diri sendiri.

Upgrading itu layaknya pemenuhan perbekalan DIRI untuk menjalani pernikahan. (hlm. 29)

Selecting adalah tahap bagaimana sebenarnya kita memilih dan menentukan siapa yang akan menjadi pasangan sejati kita. (hlm. 30)

Maka di buku ini, dijelaskan lebih rinci bagaimana proses selecting. Yakni terdiri dari tiga tahap. Miroring, lebih mengenal diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihan. Matching, mulai masuk tahap memilih pasangan. Completing, menerima pasangan seutuhnya. Masing-masing bab akan dijelaskan secara rinci dan yang menjadi kelebihan, buku ini bukan sekedar teori, melainkan sudah dipraktikkan secara nyata oleh pasangan ini sendiri. Sehingga, dilengkapi juga dengan beberapa kisah yang pernah dialami oleh mereka.

Lalu mengapa judulnya inilah proposal nikahku? Ngapain sih, mau nikah pakai proposal segala?

Secara harfiah, proposal itu berasal dari kata to propose yang artinya ajakan. Jadi, proposal nikah bertujuan untuk mengajak seseorang agar berlayar bersama Anda mengarungi gelombang kehidupan bersama. (hlm. 111)

Mungkin terkesan ‘ribet’ ya. Tapi di sinilah proposal berperan. Tujuannya tidak lain untuk menyamakan visi, misi dan tujuan dengan calon pasangan kita. Masa sih untuk memilih pasangan seumur hidup kita asal-asalan 🙂

Sangat disayangkan ada beberapa warna dan ukuran tulisan yang kurang jelas. Sehingga mata harus bekerja lebih ekstra.

Photo0121

Photo0129

Di luar itu, bahasa yang digunakan dalam buku ini cukup ringan, sehingga cocok untuk para single yang sedang berikhtiar dalam menjemput jodoh 🙂 Dilengkapi juga dengan tabel-tabel dan cara-cara untuk mengisi proposal. Di antaranya:

Photo0122
Proses cleansing
Photo0123
Mempertimbangkan antara kekurangan dan kelebihan jika nanti menikah
Photo0127
Menulis kelebihan-kelebihan diri yang dimiliki.
Photo0126
Membuat target menikah sespesifik mungkin.
Photo0128
Mulai membuat proposal

Sudah siap ikhtiar menjemput jodoh? Jangan lupa buat proposalmu ya 🙂

Islamic Reading Challenge 2015

Nonfiction Reading Challenge 2015

Yuk, Baca Buku Non Fiksi 2015

Iklan

10 thoughts on “Jodohku, Inilah Proposal Nikahku

  1. Hihihi…. ada ya buku ky gini. Dulu saya pakai begini juga sih, tapi nggak pakai buku panduan. Harusnya dengan buku seperti ini, generasi muda udah nggak perlu bingung gimana cara nyari pasangan tanpa terjerumus dalam lubang pacaran. Nggak pacaran tapi bisa nemu pasangan yg cocok. Insyaa Allaah.

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s