Cheeky Romance: Kelucuan dan Pengetahuan Jadi Satu

IMG_20141203_081746

Judul:Cheeky Romance

Penulis: Kim Eun Jeong

Penerbit: Haru

Penerjemah: Putu Pramania

Penyunting: NyiBlo

Prrofreader: Dini Novita Sari

Design Cover: COKROID Ifulution@gmail.com

Ilustrasi Isi: @teguhra

Cetakan Kelima: November 2014

Jumlah Halaman: 447 hlm ; 20 cm

ISBN: 978-602-7742-42-0

“Kang Hee Jae, presenter yang suka selingkuh…” (hlm. 7)

Hee Jae yang selingkuh dengan Program Director di kantornya membuat Yoo Chae, pacarnya kesal dan.. klik! Tanpa diduga, status tersebut terunggah di kolom keluhan situs jejaring kantor stasiun TV tempat Yoo Chae bekerja. Nyaris saja hal tersebut membuatnya kehilangan pekerjaan karena kemarahan atasannya. Beruntung, ia masih dipercaya bekerja sebagai reporter dan mendapatkan acara berburu restoran secara live.

Rupanya, kesialan Yoo Chae belum berhenti sampai situ. Saat syuting berlangsung, tiba-tiba seorang dokter kandungan menghampirinya dan marah-marah seperti orang gila menuduhnya sedang hamil. So Yoon Pyo mengira percakapan Yoo Chae di telepon yang mengatakan “Aku takkan menghapusnya!” adalah karena ia tak mau menggugurkan kandungannya. Dari sanalah semua bermula, acara yang terlanjur tayang, membuat keduanya mendapat julukan baru. Si Ibu Hamil Nasional dan Si Dokter Nasional.

Lagi-lagi nyaris saja Yoo Chae kehilangan pekerjaan karena gosip yang tersebar seantero Korea. Namun kali ini kesialannya berbuah manis, ia dipercaya menjadi reporter acara dokumenter di Rumah Sakit Taejo. Yoo Chae sangat senang, tapi begitu mengetahui ia harus bekerja sama dengan Yoon Pyo, kesenangannya lenyap seketika. Dokter yang gila menuduhnya sebagai ibu hamil. Lalu mampukah Yoo Chae bekerja sama? Bagaimana dengan Yoon Pyo yang ternyata tidak mengetahui bahwa dirinya salah paham?

***

Kesabaran Yoo Chae dalam menerima sebuah masalah membuat saya terkagum-kagum. Haha bagaimana tidak, beberapa kali ia mengalami kesialan karena kecerobohan dan kesalahpahaman tidak lantas membuat ia menyerah begitu saja sebagai reporter. Tapi ketidaksabaran Yoon Pyo, mampu mengimbangi cerita novel ini. Memang tidak ada manusia yang sempurna toh? Yoon Pyo yang mengira Yoo Chae hamil sebenarnya hanya bentuk kepeduliannya yang tinggi pada setiap ibu hamil untuk menjaga kehamilannya.

Kalau kemarim novel Jepang, kali ini Cheeky Romance ditulis oleh orang Korea, dan lagi ini adalah pertama kalinya saya baca novel korea. Dan hmm, saya lagi-lagi puas dengan terjemahan Haru. Bahasa yang luwes dan tidak kaku membuat segala yang diceritakan dalam novel ini mudah dipahami. Dan kelucuan-kelucuan setiap adegan tersampaikan dengan baik hingga mampu membuat terbahak-bahak. Apalagi saat Yoo Chae yang sebenarnya sakit perut dan ingin BAB di rumah sakit, lalu Yoon Pyo mengiranya sedang kontraksi dan seenaknya menyeretnya ke ruang ICU karena takut terjadi sesuatu dengan bayi Yoo Chae. Yoo Chae yang meneriaki bahwa ia tidak hamil, namun tak ada yang mempercayainya. Hingga akhirnya jadilah ia BAB di depan banyak orang yang membantunya. Haha memalukan sekali kan?

“Pada dasarnya, hadirnya sebuah kehidupan baru memiliki makna yang sangat penting. Anda tidak boleh menyambut kehidupan janin di tubuh Anda dengan rasa panik dan kalut seperti itu. Tidak baik untuk janin di dalam perut Anda.” (hlm. 11)

Beragam pengetahuan terkait kehamilanpun disajikan dalam novel ini. Dari mulai tuduhan malpraktek, adanya bayi yang lahir secara ichthyosis atau sebuah penyakit yang menyebabkan kelainan pada kulit dan membuat kulit bersisik, donor sperma, kasus pengangkatan kandungan, pengetahuan tentang makanan apa yang tak boleh dimakan ibu hamil, himbauan untuk berhati-hati pada nyeri di bawah perut, bahkan sampai proses melahirkan dikemas dengan narasi dan dialog yang luwes.

Ah ya, setiap judul juga diberi kutipan-kutipan bagus dari berbagai tokoh. Salah beberapa yang saya suka:

Orang-orang menyebutnya takdir, yang sebenarnya, merupakan gabungan dari kesalahan tiap individu – Oliver Hervord (bab 1)

Takdir dapat mengetuk pintu dengan kuat atau dengan lembut. Tergantung dari terbuat dari apakah pintu itu – Mary von Ebner (bab 3)

Balas dendam itu sebenarnya hanyalah bentuk kekanakan dari hati yang masih kekanakan – Liberal (bab 5)

Rasa cemburu selalu hadir bersama rasa cinta. Tetapi, ia belum tentu pergi dengan rasa cinta itu – La Rochefoucauld (bab 8)

Mengapa orang terjatuh? Supaya ia belajar untuk berdiri lagi – Batman Begins (bab 12)

Tidak ada rahasia. Yang ada hanya sesuatu yang tidak kau ketahui – Anonim (bab 13)

Kutipan menarik:

“Memangnya cinta itu ditulis dengan pensil, bisa dihapus seenaknya? Memangnya bayi itu ‘coretan’, bisa dihapus?” (hlm. 15)

… Di mana ada kemauan, pasti ada jalan.” (hlm. 85)

Kesempatan hanya datang kepada mereka yang sudah siap. (hlm. 108)

Hanya ada satu cara bagi mutiara untuk menjadi mutiara sejati, yaitu dengan memecahkan cangkangnya dan keluar untuk menunjukkan dirinya sendiri. Ia harus bersinar agar orang lain dapat mengenali ‘nilai’nya, yaitu dengan kerja keras. (hlm. 109)

“Sepertinya kau ini harus belajar untuk bersabar. Meskipun kau tidak sabar dan ingin cepat-cepat melakukan sesuatu, toh dunia ini tetap berputar dengan kecepatan yang sama di mana pun itu.” (hlm 159)

Kalau butuh kesegaran dan haus akan sesuatu yang romantis, novel ini cocok jadi penawarnya 😀

Psst, katanya novel ini mau dibuat drama Koreanya ya, aaa saya menunggu sekali. Haha, upz sepertinya kesukaan saya pada drama Korea yang berbau romantis belum hilang 😀

Iklan

2 thoughts on “Cheeky Romance: Kelucuan dan Pengetahuan Jadi Satu

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s