Mantan: My Ex Boyfriend?

Photo0325

Judul: #CrazyLove: Mantan

Penulis: Dy Lunaly, Christina Juzwar, Aiu Ahra, Ayuwidya

Penerbit: Bentang Belia (PT. Bentang Pustaka)

ISBN: 978-602-1383-07-0

Tahun Terbit: Cetakan Pertama, Juni 2014

Blurb:

My Ex Boyfriend?

Hahaha, aneh banget nama toko ini! Segitu cintanya mungkin, ya, orang yang punya toko ini sama mantan dia, sampai dijadiin nama toko.

Karena penasaran aku pun masuk ke toko. WOW! Semua yang dijual di situ ternyata barang pemberian mantan! Dan, nggak cuma sedikit, tapi banyak banget. Dari yang mainstream kayak cincin tunangan sampai mantel bulu yang aneh banget. Bukan, semua bukan bekasnya si pemilik seorang, melainkan milik orang-orang yang punya mantan dan menjual barang pemberian mantan mereka di toko ini.

Berarti banyak banget, ya, orang-orang  yang jualin barang-barang mantannya. Biar bisa move on? Mungkin sudah saatnya aku juga melakukan ini sekarang. Atau, kamu juga perlu? Lenyapnya barang dari mantan, terhapus pula bayang-bayang sosok mantan yang terus menghantui kita. Semoga.

Apa yang kamu lakukan seandainya ada toko ini di dunia nyata? Oh kalau saya dengan senang hati akan membawa boneka-boneka pemberian mereka atau pakaian yang sudah tak muat dipakai upz. Sebenarnya saya bukan tipe orang yang tega dengan pemberian orang lain, tapi kalau ternyata barang itu tidak cukup berguna lagi, buat apa saya pertahankan, apalagi itu pemberian mantan >_<

Ya, seri #CrazyLove kali ini berbeda dengan sebelumnya, LDR dan Move On. Di Mantan, setiap cerita ada satu keterkaitan, yakni toko My Ex Boyfriend yang menjual berbagai pernak-pernik pemberian mantan. Dan bercerita tentang nama mantan mereka masing-masing.

Danang – Dy Lunaly

Setiap hari kita bermimpi tentang hidup yang lebih baik. Memperbaiki kegagalan kemarin, menyelesaikan kesalahpahaman dan kesalahan hari yang lalu, bahkan terkadang kita ingin mengubah masa lalu, menghapus kenangan yang menyakitkan. Kita enggak pernah berhenti bermimpi untuk membuat hidup kita menjadi lebih baik.

Akan tetapi, kadang-kadang keinginan itu membuat kita kehilangan sesuatu yang lebih penting. Mungkin kita harus mencoba apa adanya kita. Menerima segala kegagalan, kesalahan dan masa lalu. Bukankah masa lalu yang menghadirkan kita yang sekarang sedang menantang dan tersenyum menikmati hidup?

Enggak semua hal harus diperbaiki. Ada beberapa hal yang sudah sempurna apa adanya. Berdamai dengan masa lalu bukan berarti melupakan atau memaafkan mereka yang sudah menyakiti kita. Berdamai dengan masa lalu berarti mencoba hidup dengan masa lalu. (hlm. 42-43)

Menceritakan tentang Illa si pemilik toko My Ex Boyfriend. Hubungannya dengan Danang kandas. Illa yang awalnya merasa Dananglah orang paling perhatian pada dirinya, setelah hubungan berjalan setahun justru mendapat perlakuan tidak pantas. Dengan alasan cemburu, Danang seringkali melakukan kekerasan pada Illa.

Trauma yang dirasakan Illa cukup parah. Empat tahun  setelah kejadian itu, Danang kembali hadir ketika menemukan kalung pemberiannya telah dijual Illa.

Cerita ini cukup bikin saya tegang di bagian akhir >_< Kalau jadi Illa mungkin kalian akan melakukan hal yang sama. Upz.

Lukas – Christina Juzwar

Jangan membenci berlebihan, karena bisa jadi cinta akan tumbuh dan sulit dilepaskan. Jangan mencintai berlebihan, sebab bisa jadi benci yang tidak ketulungan. Mungkin pepatah yang pertama tepat untuk menggambarkan Ella dalam kisah ini. Kebenciannya pada Lukas, justru membuat Ella berakhir mencintainya.

Namun setelah setahun Lukas menghilang tanpa kabar. Sempat beredar gosip Lukas mengkonsumsi narkoba. Lantas bagaimana dengan Ella?

Devan – Aiu Ahra

Selyn tak menyangka dirinya tidak diterima sebagai manajer marketing. Tapi kehadiran Devanka jauh lebih mengejutkan. Bagaimana mungkin mantannya kini harus jadi atasannya.

Diceritakan dengan alur maju mundur, Selyn yang sudah lulus sekolah lebih dulu melanjutkan kuliah ke Bogor harus menjalani LDR dengan Devan yang masih sekolah di Bandung. Perbedaan usia Devan yang lebih muda dua tahun menjadi puncak pertengkaran masa lalu mereka. Lalu akhir apa yang mereka miliki?

Jericho – Ayuwidya

Kita akan diajak berkeliling masa lalu dan masa depan dalam cerita ini. Karmel sang tokoh utama menjadi seorang time traveler. Amnesia membuat dirinya lupa bahwa ia sudah putus dengan Jericho. Ia bahkan tidak menerima bahwa dirinya saat ini sudah berpacaran dengan Fay, sahabatnya.

Sampai suatu hari ia jatuh dan saat tersadar ia ada di waktu dimana ia dan Jericho belum putus. Ia pun memanfaatkan kesempatan itu untuk membuat Jericho tetap menjadi kekasihnya. Lalu mampukah Karmel mengubah masa depan?

Meski awalnya saya cukup bingung dengan alur ceritanya, tapi berkali-kali saya terbahak dengan cerita ini. Apalagi saat bagian Karmel belum rela melepaskan barang-barang pemberian Jericho yang sudah ia jual di toko My Ex Boyfriend. Lucu dengan segala cara Karmel mempertahankannya 😀

Banyak kutipan menarik dalam cerita ini:

Cuma dua kemungkinan kalau kamu menginta mantan. Sesal atau kesal. Keduanya sama-sama cuma bikin capek hati. Kalau kamu capek, kamu nggak bisa melangkah ke depan. (hlm. 169)

Tidak semua kekesalan bisa diluapkan, perlu hati yang tulus untuk menampungnya. (hlm. 194)

Tidak ada yang bisa aku perbaiki pada masa laluku bersamanya, tapi aku bisa memperbaiki masa depanku, dengan atau tanpanya. (hlm. 201)

Oke, ini menjadi seri #CrazyLove terakhir yang saya baca. Masing-masing mempunyai cerita yang cukup menarik. Sekaligus tiga buku ini jadi pengetahuan baru buat saya, – oh begini toh gaya tulis novelette. Oh ya, saya punya urutan untuk buku ini yang pernah saya post di instagram.

Capture
#LDR tak semudah yang kau kira sayang. Menaruh kepercayaan di tempat yang berbeda. Jika kau tak tahan maka kau dan dia hanya jadi #Mantan. Tapi apalah artinya jika terus-terusan menyimpan sedih dan kecewa, come on #MoveOn !
Iklan

One thought on “Mantan: My Ex Boyfriend?

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s