Move On: Bukan Tentang Melupakan

IMG_20141118_081519

Judul: #CrazyLove: Move On

Penulis: Ardelia Karisa, Donna Widjajanto, Aiu Ahra, Clara Canceriana, Aida M.A., Dy Lunaly

Penerbit: Bentang Belia (PT. Bentang Pustaka)

ISBN: 978-602-7975-73-6

Tahun Terbit: Cetakan Ketiga, Februari 2014

Blurb:

When someone leaves, it’s because someone else is about to arrive – Paulo Coelho

Melupakan menjadi satu-satunya jalan ketika ingatan terjebak dalam kenangan. Melupakan bukan tugas sang waktu, melainkan tugasmu. Karena kenangan akan selalu ada di tempatnya, menunggumu menemuinya, untuk kemudian memaafkannya.

Rasanya buku ini menjadi sajian pas bagi kalian yang tengah berusaha melupakan mantan. Upz. Sama dengan seri #CrazyLove sebelumnya, seri Move On ini juga ditulis dengan gaya novelette oleh enam orang dengan cerita berbeda namun satu tujuan, Move On!

Fiksi – Ardelia Karisa

Diceritakan dengan alur maju mundur dan sudut pandang orang pertama. Persahabatannya dengan Novel yang terjalin sejak kecil, membuat Silver malah mencintainya. Sayangnya, kisah akhir seperti yang ia harapkan layaknya novel fiksi yang ia baca, tidak terjadi. Alih-alih berakhir indah, Silver malah mendapat undangan pernikahan Novel dengan wanita lain. Kehadiran Mason, kakak Silver menyadarkan Silver untuk tak terjebak dengan masa lalu.

Move on itu bukan masalah gampang atau susah. Move on itu proses, bukan cuma omongan ‘gue mau move on’.” (hlm. 43)

Lalu mampukah Silver sadar dan ‘bangun’ dari harapan masa lalunya?

Kutipan menarik:

Saat kita tahu kelemahan kita dan ingin mengubahnya, jalan itu pasti ada. (hlm. 36)

Sad ending atau happy ending itu bergantung bagaimana orang yang diberi masalah memandangnya. (hlm. 46)

Praline Caramel – Donna Widjajanto

Tentang Gail yang menyukai es krim rasa Praline Caramel yang bimbang dengan hatinya sendiri. Di saat ia masih mempunyai kekasih, namun justru naksir dengan sahabatnya, Reza. Hal itu yang membuatnya menolak lamaran kekasihnya saat hari wisuda. Namun ternyata penolakan itu tidak membuat harapannya dengan Reza terjadi.

Saat lulus dan bekerja sebagai reporter, ia bertemu dengan Teguh sang kameramen yang menyukainya. Lantas kisah akhir seperti apa yang akhirnya terjadi pada Gail?

Kutipan menarik:

Mugkin karena inilah orang-orang bilang perempuan harus menahan diri dan menunggu pihak laki-laki yang meminta. Mungkin karena inilah orang-orang bilang kita tidak boleh terlalu menginginkan sesuatu. (hlm. 62)

Another Orion – Aiu Ahra

Lagi-lagi masih tentang kisah persahabatan yang menyimpan perasaan lebih pada sahabatnya. Kali ini datang dari Daru yang punya perasaan lebih pada Ryana, sahabatnya. Sayang, belum sempat ia mengatakan, Ryana sudah pindah ke Kanada dan membuat Daru mengalami hmm mungkin bisa dibilang kegalauan *halah*.

Saat kelas tiga dan turun ke kelas C, Daru bertemu dengan Ara yang jadi teman (baru) sebangkunya. Berbeda dengan Ryana, Ara jarang sekali konsentrasi saat pelajaran dan hal ini membuat Daru seringkali terganggu. Apakah kehadiran Ara mampu mengubah kegalauan Daru? Mampukah Daru melupakan Ryana?

Kutipan menarik:

“Jangan menilah orang laind ari luarnya aja. Kamu mana pernah tahu apa yang orang lain pikirkan, jadi jangan asal menjudge.” (hlm 96)

Selalu ada alasan kenapa Dia ngasih hidup yang kayak gini ke kita dan pada akhirnya semua itu berbuah kebaikan kalau kita memikirkan sisi postifnya. (hlm. 106)

.. Masa lalu cuma boleh dijadikan pelajaran, bukan tempat untuk tinggal dan diam di sana.” (hlm 107)

Eyes On You – Clara Canceriana

Kemahiran Vanya dalam fotografi tak setara dengan kemahiran mengutarakan perasaannya pada cowok yang disukainya, Raymond. Vanya hanya mampu melihat Raymond dari jauh. Memotretnya dari berbagai sudut pandang. Bahkan saat Rika pacar Raymond memutuskan hubungan mereka.Yah bisa dibilang stalker gitu deh.

Bahkan di saat Raymond mengenalnya, Vanya masih juga tak bisa mengungkapkan perasaannya. Ia sadar, Raymond tidak pernah punya perasaan padanya. Hingga saat kelulusan, Vanya memberi foto-foto yang selama ini dikumpulkan dan membuat Raymond sadar bahwa selama ini Vanya menyukainya. Apakah akhirnya Vanya berhenti menjadi stalker Raymond? Lalu bagaimana pula dengan Raymond?

Kutipan menarik:

Orang yang nggak bisa move on itu mungkin menyedihkan. Tapi, buat gue, ada yang lebih menyedihkan, yaitu orang yang nggak menyatakan perasaaannya cuma karena rasa takut dalam diri sendiri.” (hlm. 155)

Cinta Dua Sisi – Aida M. A.

Dari judulnya memang cukup sendu. Mengisahkan tentang Anna, cewek pembuat sketsa dan Dante yang suka bermonolog dan mencintai kata-kata. Keduanya punya karakter yang berlawanan. Anna yang introvert dan Dante si ekstrovert. Keduanya dipertemukan dari tawaran Dante agar Anna mau menjadi desainer grafis untuk web mahasiswa. Meski awalnya Anna tak tertarik, berkat usaha keras Dante, Anna mau menerima tawarannya.

Hal ini pula yang akhirnya membawa mereka untuk menjalin hubungan. Sayang, di tengah hubungan itu mereka justru menemukan masalah baru. Masalah yang justru membuat keduanya dilema. Keputusan apa yang akhirnya mereka buat?

Kutipan menarik:

“Walaupun cinta nggak punya alasan, tetapi suka selalu punya alasan. Dan cinta selalu berawal dari suka, meski tak berujung menjadi jatuh hati.” (hal. 196)

Dalam hidup, ada waktunya kita harus lebih mulia kalau kita mampu memaafkan. (hlm. 201)

Ah ya, saya juga suka dengan puisi WS Rendra di awal cerita ini.

Hidup macam apa ini!

Orang-orang dipindah ke sana ke mari.

Bukan dari tujuan ke tujuan.

Tapi, dari keadaan ke keadaan yang tanpa perubahan.

Ya, inilah aku ini!

Jangan lagi sangsi!

Inilah bau ketiakku.

Inilah suara batukku.

Kamu telah menjamahku, jangan lagi kamu ragu.

(Potret Pembangunan, 1977)

You After Us – Dy Lunaly

Saya suka dengan gaya cerita yang terakhir ini, terutama soal judul yang mengambil kutipan dari Paulo Coelho. Contohnya, “So, I love you because the entire universe conspired to help me find you. – Paulo Coelho”

Bagaimana jika sudah tidak ada lagi kita? Tak ada nama tokoh dalam cerita ini. Hanya ada pria yang dipanggil honey dan wanita yang dipanggil bee. Oh, manisnyaa. Tentang persahabatan yang dijalin sejak kecil dan membawa mereka pada ikatan cinta ketika dewasa.

Saya jadi terinspirasi dari cerita ini dan kebetulan memang sudah sering saya utarakan. Cinta memang tak boleh berlebihan, sebelum cinta itu jadi menyiksa dan mengarah pada kebencian. Upz dalam cerita ini tak ada kebencian kok. Hanya cerita seorang pria yang ditinggalkan kekasihnya untuk selama-lamanya. Seperti yang sering diutarakan bee, bagaimana jika sudah tak ada lagi kita? Mampukah pria yang selalu dipanggil honey melanjutkan hidupnya?

Seri #CrazyLove Move On ini mungkin bisa menyadarkan kamu lewat kisah-kisah berbeda yang bisa saja salah satunya sedang terjadi padamu. Upz. Sebagai orang yang pernah susah move on >_< saya hanya ingin bilang – dan mengambil kutipan yang saya lupa dari mana – move on sebenarnya bukan tentang melupakan, tapi membawa kenangan itu sambil terus melanjutkan hidup. Membawa kenangan bukan lantas terlarut dan jadi sedih, tapi justru menikmati kenangan itu sebagai bagian dalam perjalanan hidup kita. Selamat move on!

Iklan

2 thoughts on “Move On: Bukan Tentang Melupakan

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s