Momwriter’s Diary: Menjawab Pertanyaan Penulis Pemula

10620511_10203807613286334_1847645621246333440_n
photo by: Octaviani

Judul: Momwriter’s Diary

Penulis: Dian Kristiani

Penerbit: Bhuana Ilmu Populer (Kelompok Gramedia)

ISBN: 978-602-249-618-2

Blurb:

Kata siapa menjadi penulis itu susah? Enggak tuh. Dian Kristiani sudah membuktikannya. Sehari-hari, Dian disibukkan dengan urusan rumah tangga dengan segala tetek-bengkenya. Namun, dia tetap bisa menjadi seorang penulis profesional. Momwriter! Itulah julukannya sekarang. Dian sudah membuktikan bahwa semua orang bisa menjadi penulis profesional, termasuk ibu rumah tangga.

Review:

Sesuai blurbnya, buku ini bukan mengajarkan kita bagaimana cara menulis yang benar, tapi mengajak kita agar BERANI menjadi penulis profesional. Seringkali orang-orang yang ingin menjadi penulis namun disertai dengan banyak alasan, sibuk inilah itulah (termasuk saya hiks). Maka dari itu, bahkan sejak buku ini belum terbit saya sudah bilang, “Mbak Dian, saya mau!”

Materi dalam buku ini cukup memuaskan. Sebab jarang dijelaskan dalam buku-buku tentang menulis lainnya. Mbak Dian akan lebih banyak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selama ini sering diajukan mereka yang ingin menjadi penulis untuk menembus media massa atau penerbit. Siapa bilang penulis nggak boleh matre? Tidak ada salahnya jika kita memang menjadikan profesi menulis menjadi sumber penghasilan. Justru dengan ‘matre’ kita bisa lebih produktif. (hlm. 5). Lalu bagaimana cara menjadi penulis yang produktif di sela-sela kesibukan (terutama ibu rumah tangga)? Di sana Mbak Dian akan menjabarkan penjelasan dengan panjang lebar.

Aku ibu rumah tangga, ngurus anak-anak batita, tanpa pembantu. Energiku sudah habis.

Capek deh kalau mencari-cari alasan terus. Intinya, jika kita memang serius mau menjadi penulis, ya kita harus pintar-pintar menyisihkan waktu. Jangan menyalahkan keadaan, kondisi, atau apapun itu. Semuanya berasal dari kemauan kita sendiri kok. (hlm. 40-41)

Dan materi-materi lain di antaranya: mengenai royalti, plagiarisme yang semakin merajalela, cara mengirim naskah ke penerbit dan lain-lain yang sering ditanyakan penulis pemula. Mungkin inilah yang membuat buku ini lain, sebab solusi-solusi ini yang akhirnya sangat berguna.

Selain itu, diary dalam Momwriter akan terjawab di komik yang ada di selingan setiap bab. Komik ini yang membuat buku tidak terlalu kaku karena diselingi hiburan-hiburan yang cukup mengocok perut 😀

Photo0253
hlm. 91

Kutipan favorit saya:

Penerbit itu tidak peduli apakah kita ini seorang maestro atau pemula. Mereka bahkan mungkin tidak peduli, siapa namamu dan jenis kelaminmu. Mereka hanya memedulikan naskahmu. Baguskah naskahmu? Apakah nantinya akan laku di pasaran? (hlm. 3)

Ah ya, ada bonusnya juga di halaman paling belakang. Alamat email beberapa majalah dan koran yang menerima kiriman naskah cerita (terutama cerita anak-anak dan remaja).

So, masihkah kamu beralasan untuk menjadi penulis yang profesional (note to my self)? Baca buku ini. Maka kamu akan mengetahui bagaimana seorang Dian Kristiani seorang ibu rumah tangga bisa menulis lebih dari seratus buku anak dan banyak novel lainnya!

Selamat membaca dan menulis 🙂 *eh

Iklan

2 thoughts on “Momwriter’s Diary: Menjawab Pertanyaan Penulis Pemula

Thank you for not comment out of topic

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s